Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lakpesdam NU NTB-Telkomsel Gelar Bakti Stunting di Desa Sigar Penjalin Lombok Utara

Habibul Adnan • Senin, 26 Januari 2026 | 22:20 WIB
Warga menerima bantuan dalam kegiatan Bakti Stunting di Desa Sigar Penjalin.
Warga menerima bantuan dalam kegiatan Bakti Stunting di Desa Sigar Penjalin.

LombokPost – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) NTB menunjukkan kepedulian dalam menekan stunting di Lombok Utara.

Kepedulian tersebut ditunjukkan dengan kegiatan bakti stunting yang digelar di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung.

Program ini kolaborasi Lakpesdam NU NTB dengan Telkomsel melalui program CSR Berbagi.


Melalui kolaborasi ini, perhatian difokuskan pada keluarga dengan anak berisiko stunting.

Termasuk keluarga penyintas kawin anak yang kerap luput dari sorotan, namun memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap stunting.

Sebanyak 100 keluarga di Desa Sigar Penjalin menjadi penerima manfaat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Bakti Stunting ini disalurkan bantuan paket nutrisi berupa sembako untuk pemenuhan gizi seimbang, serta edukasi kesehatan ibu dan anak.

Ketua Lakpesdam NU NTB Muhammad Jayadi menyampaikan, persoalan stunting tidak bisa dilepaskan dari faktor sosial. Salah satunya praktik kawin anak.

Karena itu, pendekatan yang dilakukan harus menyeluruh, tidak hanya dari sisi kesehatan. Tetapi juga edukasi keluarga dan penguatan sosial.

“Pendekatan kesehatan harus berjalan beriringan dengan pendekatan sosial dan edukasi keluarga," ujar Jayadi.

Program ini menjadi contoh kolaborasi multipihak yang menyentuh langsung keluarga dengan anak stunting.

"Terrmasuk keluarga penyintas kawin anak yang sangat rentan terhadap risiko stunting di Desa Sigar Penjalin,” jelasnya.

Teritory Mobile Consumer Business Telkomsel Lombok M. Syaiful Rahman menyampaikan, dukungan Telkomsel melalui program CSR Berbagi merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap persoalan stunting.

Kata dia, masalah stunting masih menjadi tantangan di daerah.

“Melalui Bakti Stunting, Telkomsel ingin menghadirkan dampak nyata bagi 100 keluarga penerima manfaat. Tidak hanya bantuan nutrisi, tetapi juga edukasi dan pendampingan berkelanjutan agar kualitas kesehatan ibu dan anak terus meningkat," katanya.

Pihaknya juga memberikan kartu perdana Telkomsel kepada penerima.manfaat. Ini akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi digital terkait stunting.

Syaiful Rahman berharap, upaya ini dapat berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting di Lombok Utara.

Editor : Marthadi
#lakpesdam nu #lakpesdam PWNU NTB #stunting Lombok Utara #Bakti Stunting #bakti stunting di Lombok Utara