Lokasi pelaksanaannya di sejumlah kabupaten/kota sebelum ditutup di Kota Mataram.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan, ada beberapa alasan pemilihan Lombok Utara sebagai titik awal kegiatan Lentera Ramadan.
Salah satunya karena KLU menjadi kabupaten termuda di NTB dipilih sebagai simbol pemerataan pembangunan.
Di samping itu, terang Miq Iqbal, kegiatan ini juga membuka ruang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Sebanyak 60 UMKM Lombok Utara dilibatkan untuk memamerkan sekaligus menjual produk mereka selama acara berlangsung.
Gubernur berharap kegiatan ini memberi dampak langsung bagi perputaran ekonomi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi teman-teman UMKM untuk mempromosikan produknya,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengaku bangga atas dipilihnya menjadi titik awal rangkaian kegiatan Lentera Ramadan oleh Pemprov NTB.
Dia menyebut, ini menjadi suntikan semangat bagi dirinya dalam melakukan pembenahan di berbagai sektor.
Bupati Najmul menerangkan, saat ini Lombok Utara sedang melakukan pembangunan.
Di sektor infrastruktur, di antaranya ada penataan alun-alun dan penguatan fungsi Islamic Center sebagai pusat kegiatan keagamaan kabupaten.
“Lombok Utara saat ini sedang berbenah. Kami terus berharap arahan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi agar masyarakat kami semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.