LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting dan kemiskinan.
Komitmen ini untuk menegaskan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) KLU Sahabudin. Dia mengatakan, masalah sunting dan kemiskinan berkaitan erat dengan sumber daya manusia.
Jika generasi terbebas dari stunting dan kemiskinan, maka para penerus bangsa ke depan akan lebih baik
Sahabudin menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur.
Tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, yang menjadi salah satu prioritas utama Pemda KLU saat ini adalah percepatan penurunan angka stunting.
Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya intervensi dengan turun langsung ke desa-desa.
Upaya tersebut di antaranya dengan pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan hingga usia pertumbuhan.
Langkah ini disebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif di masa depan.
Kemudian dalam menekan angka kemiskinan, diantaranya dilakukan melalui pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: 2.447 RTG Korban Gempa KLU Belum Terealisasi, Komisi III Konsultasi dengan BNPB
Misalnya dengan mendorong terciptanya lapangan kerja serta memperluas akses masyarakat terhadap peluang ekonomi.
“Percepatan penurunan angka stunting dengan pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan serta pemerataan pembangunan menjadi fokus kita bersama, termasuk pengentasan kemiskinan melalui peningkatan SDM dan ketersediaan lapangan kerja,” ujarnya.
Sahabudin juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Sehingga hasilnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Lombok Utara.
Editor : Marthadi