Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Forum LLAJ KLU Rumuskan Langkah Konkret Sistem Transportasi Tertib dan Terintegrasi, Tingginya Angka Kecelakaan di Jalan Raya Jadi Sorotan

Habibul Adnan • Jumat, 27 Maret 2026 | 09:00 WIB

RUMUSKAN BERSAMA: Forum LLAJ Lombok Utara rapat koordinasi terkait sistem transportasi tertib dan terintegrasi, beberapa waktu lalu.
RUMUSKAN BERSAMA: Forum LLAJ Lombok Utara rapat koordinasi terkait sistem transportasi tertib dan terintegrasi, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Lalu lintas yang aman dan nyaman dengan adanya sinergi lintas sektor. Inilah yang menjadi benang merah dalam rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Lombok Utara (KLU), beberapa waktu lalu.

Forum LLAJ Lombok Utara melaksanakan rapat koordinasi beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, dirumuskan langkah konkret menghadirkan sistem transportasi yang lebih tertib dan terintegrasi.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara, M. Iwan Maret Asmara, menegaskan bahwa forum LLAJ bukan sekadar agenda seremonial.

Melainkan wadah rutin untuk menyatukan langkah berbagai pihak. “Setiap tahun bahkan setiap bulan kita duduk bersama," katanya.

Tujuannya, bagaimana menjamin keselamatan, kelancaran lalu lintas, serta keamanan pengguna jalan.

Termasuk juga duduk bersama membahas upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan.

Iwan menerangkan, data sepanjang 2025 mencatat 109 kasus kecelakaan di Lombok Utara. Dari kejadian ini, 16 korban jiwa, satu luka berat, dan 137 luka ringan.

Angka tersebut menjadi alarm bahwa persoalan keselamatan jalan masih jauh dari kata ideal.

Padahal, secara geografis, wilayah Lombok Utara tergolong kecil dengan luas sekitar 809,59 kilometer persegi.

Kondisi ini semestinya memudahkan pengendalian lalu lintas. Namun realitas di lapangan menunjukkan perlunya langkah lebih sistematis dan terukur.

“Forum ini bagian dari ikhtiar kita memetakan risiko dan mencari solusi bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tambah Iwan.

Sementara itu, Bupati Najmul Akhyar menekankan pentingnya forum ini dalam menjawab kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Menurutnya, perencanaan jangka panjang sangat penting.

Salah satu sorotan utama adalah minimnya marka jalan di sejumlah ruas, terutama dari jalur Pusuk hingga Bayan.

“Marka jalan masih sangat terbatas. Ini harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan,” katanya.

Selain infrastruktur, pendekatan edukatif juga dinilai krusial. Pemerintah daerah mendorong Satlantas untuk lebih intensif memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Pasalnya, data menunjukkan korban kecelakaan didominasi kalangan pelajar dan anak muda.

Upaya perbaikan itu, kata Najmul, tidak berhenti pada jalan dan marka.

Pemerintah daerah juga mulai menata penerangan jalan umum sebagai bagian dari sistem keselamatan yang lebih komprehensif.

“Mulai dari pemeliharaan rutin hingga perencanaan jangka panjang, semuanya kita lakukan agar fasilitas transportasi kita semakin layak,” tutup Najmul.

Melalui forum ini, Lombok Utara menegaskan satu hal: keselamatan di jalan bukan hanya soal aturan, tetapi tentang kolaborasi.

Ketika pemerintah, aparat, dan masyarakat berjalan seiring, harapan menghadirkan lalu lintas yang tertib dan aman bukan lagi sekadar wacana.

Editor : Akbar Sirinawa
#Najmul Akhyar #forum LLAJ Lombok Utara #Dishub KLU #Pemda Lombok Utara #Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan