Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DLH Lombok Utara Sebut Sampah Pasar Tanjung Bukan Murni dari Aktivitas Pasar

Habibul Adnan • Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:22 WIB

BUTUH KESADARAN KOLEKTIF: Sampah berserakan di salah satu sisi area pasar Tanjung. DLH KLU menyebut, sampah bukan bukan murni dari aktivitas pasar.
BUTUH KESADARAN KOLEKTIF: Sampah berserakan di salah satu sisi area pasar Tanjung. DLH KLU menyebut, sampah bukan bukan murni dari aktivitas pasar.
LombokPost – Persoalan sampah di kawasan Pasar Tanjung, Lombok Utara kerap dikeluhkan. Pasalnya, meski pengangkutan dilakukan setiap hari, tumpukan sampah masih kerap terlihat, terutama di sisi timur area pasar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Utara Husnul Ahadi tidak menampik adanya tumpukan sampah tersebut.

Tetapi dia menegaskan, bahwa sebagian besar sampah justru berasal dari luar kawasan pasar.

Hal ini terlihat dari pola penumpukan yang terjadi berulang setiap hari. Di pagi hari, jelasnya, biasanya sudah bersih karena sudah diangkut.

"Tapi sore hari kembali menumpuk. Ini bukan murni sampah pasar, melainkan sampah rumah tangga,” ujarnya.

Husnul mengaku, pihaknya sudah berulang kali melakukan pembersihan total di lokasi tersebut.

Namun, upaya itu kerap tidak bertahan lama karena masih adanya oknum yang membuang sampah sembarangan.

Karena itu, dia menilai, persoalan ini bukan lagi terletak pada aspek teknis pengangkutan. Akan tetapi ada juga faktor rendahnya kesadaran masyarakat.

"Ujung tombaknya adalah kesadaran. Kalau mentalitasnya belum berubah, sampah akan tetap ada,” tegasnya.

Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan. Mulai dari penyediaan tong sampah hingga pemasangan spanduk larangan.

Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. “Tapi yang terjadi, tongnya kosong. Sementara sampah justru berserakan di jalan di sampingnya,” ungkap Husnul.

Anggota Komisi III DPRD Lombok Utara Artadi menyebut, persoalan sampah di Pasar Tanjung bukan hal baru.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Lombok Utara Belum Terima Gaji, Ini Penyebabnya

Ia menilai, tanpa kesadaran kolektif masyarakat, upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan memberikan hasil maksimal.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya. Jangan sampai akses menuju pasar terganggu,” ujarnya.

Artadi juga mengingatkan bahwa tumpukan sampah tidak hanya merusak pemandangan.

Tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi, kesehatan, serta kenyamanan warga yang berbelanja maupun berdagang di Pasar Tanjung.

Editor : Kimda Farida
#sampah Pasar Tanjung #dlh lombok utara #sampah di Lombok Utara #Pemda Lombok Utara #Lombok Utara