Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemuda Asal Desa Pendua Hilang Terseret Pusaran Air Terjun Tiu Bombong

Habibul Adnan • Senin, 20 April 2026 | 21:14 WIB
Petugas melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di air terjun Tiu Bombong. Sampai saat ini korban belum ditemukan. (DOK BASARNAS)
Petugas melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di air terjun Tiu Bombong. Sampai saat ini korban belum ditemukan. (DOK BASARNAS)

 

 

LombokPost - Seorang warga Dusun Lokok Bata, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Tiu Bombong, Dusun Sempakok, Desa Santong, Senin (20/4). Korban diketahui bernama Rozi, 22 tahun.

Hingga proses pencarian hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan. Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu korban datang ke lokasi wisata air terjun bersama dua orang temannya.

Korban kemudian mandi di sekitar aliran air terjun. Namun derasnya arus dan pusaran air di lokasi membuat korban terseret. "Korban mandi di seputaran air terjun, namun karena intensitas air terjun yang deras, korban terseret pusaran air dan tidak muncul kembali ke permukaan," ujar I Gusti Komang Aryadana selaku Koordinator Unit Siaga SaR Bangsal.

Baca Juga: Imbas 3 SPBU di Lombok Utara Tutup, Warga Mulai Kesulitan Cari BBM Eceran!

Dia menerangkan, mengetahui kejadian tersebut, dua teman korban langsung melaporkan peristiwa itu kepada warga dan petugas. Tim gabungan kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Unsur yang terlibat antara lain Tim SAR Lombok Utara, PMI Lombok Utara, Damkar Lombok Utara, Babinsa setempat, Polres Lombok Utara, serta gabungan pencinta alam Lombok Utara.

Pencarian dilakukan sejak siang hingga sore hari dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar pusaran air terjun. Namun setelah sekitar delapan jam pencarian, korban masih belum ditemukan. 

Gusti Komang mengatakan, pencarian hari pertama terpaksa dihentikan pada pukul 17.35 Wita. Penghentian sementara dilakukan karena hujan deras mengguyur lokasi dan debit air terjun terus meningkat sehingga membahayakan tim pencari. "Pencarian dihentikan sementara karena kondisi cuaca dan arus air yang semakin deras," katanya.

Baca Juga: Pemda KLU Usulkan Pertamina Kelola Tiga SPBU yang Tidak Beroperasi

Keputusan penghentian pencarian tersebut disepakati bersama unsur SAR, Polres Lombok Utara, serta keluarga korban yang berada di lokasi. Tim gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Selasa (21/4) mulai pukul 07.00 Wita. 

Editor : Pujo Nugroho
#Air Terjun Tiu Bombong #Wisatawan tenggelam di Air Terjun Tiu Bombong #SAR Lombok Utara #basarnas #Lombok Utara