Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Najmul Siap Dukung Riset Daerah, Sarankan DRC aktif Ajukan Proposal Penelitian

Habibul Adnan • Kamis, 14 Mei 2026 | 22:08 WIB
PENELITIAN: Bupati Najmul memberikan sambutan saat pelatihan peningkatan kapasitas pemuda bertajuk Be Young Research Class yang digelar DRC.
PENELITIAN: Bupati Najmul memberikan sambutan saat pelatihan peningkatan kapasitas pemuda bertajuk Be Young Research Class yang digelar DRC.

LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyatakan siap mendukung gerakan riset yang digagas Daygun Research Center (DRC). 

Dukungan itu disampaikan langsung Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar saat meresmikan pelatihan peningkatan kapasitas pemuda bertajuk Be Young Research Class yang digelar DRC.

Pelatihan tersebut diikuti 15 mahasiswa asal Lombok Utara dari berbagai perguruan tinggi di NTB. 

Kegiatan diawali kuliah umum oleh akademisi Universitas Mataram (Unram) Burhanuddin yang mengulas tentang pentingnya penelitian bagi pembangunan daerah dengan pendekatan ringan dan interaktif.

Bupati Najmul mengatakan, Lombok Utara memiliki potensi besar untuk dijadikan objek penelitian. Mulai sektor pariwisata, sosial, budaya hingga persoalan pembangunan daerah. 

Baca Juga: Pemkab KLU Buat Terobosan Baru Penerbitan Akta Nikah. Baru Menikah Langsung Punya Akta dan Status KTP Berubah

Menurutnya, riset tidak hanya membahas keberhasilan daerah, tetapi juga berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki.

“Potensi kita luar biasa. Tidak hanya yang baik-baik saja, kekurangan daerah ini juga mesti diteliti guna perbaikan sistem ke depan,” ujarnya.

Najmul menegaskan, Pemda KLU terbuka untuk bermitra dengan lembaga riset dalam mendukung arah pembangunan daerah. 

Ia meminta DRC aktif mengajukan proposal penelitian, terutama yang berkaitan dengan isu strategis seperti peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan penurunan angka kemiskinan.

“Kajian-kajian seperti ini kami perlukan untuk memperkuat kebijakan daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Kepala BGN RI Resmikan SPPG 3T Lombok Utara

Direktur DRC Muh. Azkar menjelaskan, lembaga yang dibentuk pada 2023 itu lahir dari keresahan terhadap rendahnya minat generasi muda terhadap dunia penelitian. 

Karena itu, DRC hadir dengan misi membumikan riset agar lebih dekat dengan masyarakat.

“Selama ini riset dipandang eksklusif. Padahal penelitian harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.

Ia memaparkan, DRC sebelumnya telah melakukan berbagai program pengabdian di Lombok Utara. 

Di antaranya menggagas ekowisata berbasis energi mandiri bersama Pokdarwis PAS Santong, pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar melalui teknik pirolisis bersama KSM Mandiri Santong, hingga pelatihan peliputan jurnalis di medan ekstrem di kawasan Gunung Rinjani.

Baca Juga: Gedung Baru BLK Lombok Utara Sudah Mulai Beroperasi, Fasilitas Disabilitas dan Asrama Pelatihan Masih Jadi PR

Selain kuliah umum, pelatihan juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Kepala Bappeda KLU Hermanto membahas potensi daerah dan arah riset di Lombok Utara. Sementara Masur Dzikri mengulas penyusunan gagasan penelitian.

Akademisi Universitas 45 Mataram Devi dan akademisi UNU NTB Indah Zulhidayati turut membedah pengalaman dan tantangan dalam penelitian.

Materi lain disampaikan Agus Hery Purnomo yang tengah menempuh program doktoral di Inggris dengan tema potensi bencana di Lombok Utara. 

Baca Juga: Pemda Lombok Utara Sediakan Rp 2 Miliar untuk Bayar Bunga Pinjaman UMKM

Narasumber berikutnya Muhammad Sibawaihi yang menyampaikan proses kreatif karya bukunya berjudul Belian.

Sementara Abdul Gofur memberikan materi komunikasi riset dan teknik pengumpulan data lapangan. 

Pemateri Satria Efendi membahas teknik penulisan karya ilmiah yang nantinya menjadi output peserta dalam pelatihan tersebut.

Editor : Pujo Nugroho
#daygun research class #DRC #riset lombok utara #Riset Daerah #Pemda KLU