Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BPS KLU Terjunkan 281 Petugas Sensus Ekonomi

Habibul Adnan • Senin, 22 Juni 2026 | 12:44 WIB
PENDATAAN: BPS KLU melakukan peluncuran Sensus Ekonomi 2026 di Alun-alun Tioq Tata Tunaq.
PENDATAAN: BPS KLU melakukan peluncuran Sensus Ekonomi 2026 di Alun-alun Tioq Tata Tunaq.

LombokPost – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sensus ekonomi tersebut mengusung tema “Data Lengkap, Ekonomi Kuat, Lombok Utara Hebat”, 

Kepala BPS KLU Isa menjelaskan, ini merupakan sensus ekonomi kelima yang digelar secara nasional.

Sensus ekonomi sebelumnya telah dilaksanakan pada 1986, 1996, 2006, dan 2016. "Dalam sensus ini BPS menerjunkan 281 petugas," katanya

Mereka terdiri dari 33 pengawas lapangan dan 248 petugas pendata lapangan. Seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan selama enam hari.

Baca Juga: Komisi II DPRD KLU Tidak Sejalan Soal KPBU PJU

Baik secara daring maupun tatap muka. Mereka sudah mulai bekerja, dengan target pelaksanaan sekitar dua setengah bulan,” ujar Isa.

Isa menegaskan, cakupan pendataan dalam sensus kali ini sangat luas. Mulai dari usaha besar, menengah, kecil, mikro hingga usaha berbasis digital atau online.

Pendataan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas ekonomi yang terlewat.

Menurutnya, hasil sensus nantinya akan menjadi sumber data utama bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

“Kita akan mengetahui perkembangan sektor-sektor ekonomi, persebaran usaha hingga profil pelaku usaha di setiap wilayah,” katanya.

Baca Juga: Madu Trigona Lombok Utara Dilirik Dubai dan Singapura

Ia mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kualitas data yang dikumpulkan.

Sebab akurasi data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menegaskan, bahwa pembangunan yang berkualitas harus didukung data akurat dan terpercaya.

Menurutnya, data bukan sekadar angka, melainkan gambaran nyata kondisi masyarakat.

Baca Juga: Melihat Pelatihan Membuat Terasi dari LimbahTambak Udang di Lombok Utara 

Dia menegaskan, pemerintah mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Dari sensus itu diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, potensi sektor unggulan, dan lain sebagainya

“Terimalah petugas sensus yang datang melakukan pendataan. Berikan informasi sesuai kondisi sebenarnya, karena setiap data yang diberikan akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Lombok Utara ke depan,” pesannya.

Editor : Kimda Farida
#sensus ekonomi lombok utara #pendataan ekonomi #BPS Lombok Utara #Pemda KLU #Sensus Ekonomi 2026