LombokPost – Pembangunan gedung baru Kantor Inspektorat Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus berjalan. Proyek yang berlokasi di Kompleks Kantor Bupati tersebut telah mencapai progres fisik lebih dari 10 persen.
Pembangunan kantor melalui APBD murni 2026 anggaran Rp 4,7 miliar itu ditargetkan rampung pada Desember 2026. Ini menjadi paket pekerjaan dengan nilai kontrak terbesar tahun ini.
Kabid Cipta Karya DPUPR-Perkim KLU Rangga Wijaya mengatakan, capaian progres saat ini terlihat dari pekerjaan pondasi yang sedang berlangsung.
Berdasarkan kurva rencana kerja proyek, bobot pekerjaan sudah berada di atas 10 persen.
Gedung baru Inspektorat dibangun di kawasan pusat perkantoran pemerintah daerah Lombok Utara. Lokasinya berdekatan dengan beberapa Kantor OPD lainnya.
Baca Juga: Pemda KLU Raih Progres Tertinggi Penyelesaian Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK
Menurut Rangga, desain bangunan dibuat seragam dengan gedung OPD yang berada di sekitarnya.
Namun, terdapat sedikit sentuhan ornamen pada bagian depan agar memiliki ciri khas tersendiri. "Ukuran, bentuk, luasan, dan modelnya hampir sama,” jelasnya.
Ia menegaskan, anggaran Rp 4,7 miliar yang dialokasikan tahun ini hanya untuk pembangunan fisik gedung utama.
Berbagai fasilitas pendukung seperti mebeler, interior, pendingin ruangan (AC), dan perlengkapan kantor lainnya belum masuk dalam paket pekerjaan.
Begitu pula dengan penataan area luar gedung, seperti lahan parkir dan lanskap kantor yang belum masuk dalam pekerjaan tahun ini.
Baca Juga: Demo Mahasiswa di Lombok Utara, Desak Evaluasi MBG hingga Soroti Tambak Udang
Pengembangannya direncanakan dilakukan secara bertahap oleh OPD terkait. “Akan diserahkan ke OPD-nya langsung,” katanya.
DPUPR-Perkim menargetkan pembangunan dapat diselesaikan pada akhir tahun.
Kemudian langsung proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. “Target Desember insyaallah bisa kita selesaikan dan bisa kita PHO,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda KLU Saiful Bahri mengatakan, pembangunan Kantor Inspektorat merupakan paket pekerjaan dengan nilai kontrak terbesar yang berjalan pada tahun anggaran 2026.
Baca Juga: Wali Murid di Lombok Utara Tagih Rp 300 Juta Tabungan Siswa yang Dipakai Kepala Sekolah
Selain itu, ada juga anggaran Rp 10 miliar untuk peningkatan lima ruas jalan kabupaten.
Di sektor kesehatan, terdapat pembangunan dua unit puskesmas pembantu (Pustu). Sedangkan di sektor keagamaan pemerintah melanjutkan pembangunan Islamic Center dengan nilai pekerjaan sekitar Rp 900 juta.
Saiful optimistis seluruh paket pekerjaan fisik tahun ini dapat diselesaikan sesuai target. Menurutnya, tidak ada proyek dengan nilai terlalu besar yang berpotensi menghambat pelaksanaan pekerjaan.
Editor : Kimda Farida