Atlet Padel KLU Berrap Fasilitas Lapangan Memadai

Habibul Adnan • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 06:43 WIB
BUTUH LAPANGAN: Atlet cabor Padel KLU (sebelah kiri) saat bertandinng di ajang Porprov NTB.
BUTUH LAPANGAN: Atlet cabor Padel KLU (sebelah kiri) saat bertanding di ajang Porprov NTB.

LombokPost – Cabang olahraga (cabor) padel mulai menunjukkan potensi besar di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Namun, pengembangannya dinilai masih terkendala minimnya fasilitas. 

Salah satu atlet padel KLU Iwan Pranata berharap, pemerintah daerah dapat membangun lapangan padel.

Dia sangat menginginkan sarana latihan yang memadai. Ini sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat.

Menurut Iwan, hingga saat ini KLU belum memiliki lapangan padel resmi. Kondisi tersebut membuat pembinaan atlet dan upaya menjaring bibit-bibit baru belum bisa berjalan maksimal.

Ia menilai padel memiliki peluang berkembang pesat di Lombok Utara. Selain tergolong olahraga baru di Indonesia, padel juga memiliki karakter permainan yang mudah dipelajari.

Baca Juga: Kelompok Nelayan KLU Semakin Produktif dan Aktif

"Di Lombok Utara banyak pemain badminton dan olahraga lain yang punya karakter pukulan hampir sama. Tinggal difasilitasi saja, saya yakin padel akan cepat berkembang," katanya.

Selain menjadi sarana pembinaan atlet, keberadaan lapangan padel juga dinilai penting untuk menciptakan regenerasi atlet daerah.

Selama ini jumlah atlet padel di KLU masih sangat terbatas sehingga pembentukan tim untuk mengikuti kejuaraan masih menjadi tantangan.

Keberadaan fasilitas tersebut, lanjut Iwan, diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet.

Baca Juga: Aksi Penanaman Bibit Pohon oleh SPPG Lombok Utara. Langkah Kecil yang Memiliki Dampak Besar

Sehingga ke depan, akan muncul atlet yang dapat mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga.

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, Iwan berhasil mempersembahkan dua medali emas bagi Lombok Utara dari nomor ganda putra dan ganda campuran.

Prestasi itu diraih meski persiapan tim terbilang minim. Kontingen padel KLU hanya diperkuat tiga atlet.

Bahkan untuk nomor ganda campuran pasangan yang diturunkan baru menjalani tiga kali latihan bersama setelah dipersiapkan sekitar sembilan hari menjelang pertandingan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat KLU Siap Beroperasi Akhir Agustus

Iwan berharap capaian tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mulai memberikan dukungan terhadap pengembangan cabor padel.

Terutama melalui penyediaan fasilitas latihan yang representatif. "Kalau fasilitasnya ada, saya optimistis prestasi di cabor padel terus meningkat," pungkasnya.

Editor : Prihadi Zoldic
atlet padel lombok utara atlet padel minta lapangan iwan pranata lapangan padel KLU padel