943 Hektare Sawah di Lombok Utara Ditarget Terapkan Pertanian Modern

Habibul Adnan • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:29 WIB
TINGKATKAN PRODUKTIVITAS: DKP3 KLU mulai menggencarkan gerakan tanam Pertanian Modern Advance Agriculture System (PMAAS) di persawahan Desa Jenggala
TINGKATKAN PRODUKTIVITAS: DKP3 KLU mulai menggencarkan gerakan tanam Pertanian Modern Advance Agriculture System (PMAAS) di persawahan Desa Jenggala

LombokPost – Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai menggencarkan Gerakan Tanam Pertanian Modern Advance Agriculture System (PMAAS).

Gerakan ini sebagai upaya mendukung program nasional peningkatan produksi padi. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) KLU Tresnahadi menerangkan, program ini diinisiasi Kementerian Pertanian.

Tujuannya untuk mendongkrak produktivitas hasil panen dua kali lipat dibandingkan metode tanam konvensional.

Dia mengatakan, gerakan ini sudah dimulai di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Jumat (31/7).

Kegiatan serupa akan terus digelar secara bergilir di setiap kecamatan. "Metode ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan," ujarnya.

Baca Juga: Inspektorat KLU Akui Kekurangan Auditor dalam Menjalankan Fungsi Pengawasan

Menurutnya, dengan sistem tanam tradisional, produktivitas padi rata-rata hanya berkisar 5 hingga 6 ton gabah per hektare.

Sementara melalui penerapan PMAAS, hasil panen dapat meningkat menjadi 10 hingga 12 ton per hektare.

Karena itu, Pemkab Lombok Utara berkomitmen mendukung penuh implementasi program tersebut.

Tahun ini, KLU mendapat target penerapan PMAAS seluas 943 hektare lahan sawah. "Kami tentu wajib mendukung program pemerintah pusat ini," katanya.

Tresnahadi mengatakan, DKP3 akan menyiapkan berbagai langkah pendukung agar program berjalan optimal.

Baca Juga: Bantuan Sosial di Lombok Utara Sasar 560 Lansia dan Disabilitas

Di antaranya membangun demplot atau lahan percontohan di setiap kecamatan.

Pemerintah daerah juga akan mengintensifkan sosialisasi kepada petani. Sehingga petani memahami penerapan PMAAS.

"Nanti pemerintah akan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian," tambahnya.

Bantuan yang disiapkan meliputi alat tanam drum seeder, benih padi, hingga berbagai kebutuhan lain yang didukung pemerintah pusat.

Tresnahadi berharap, penerapan PMAAS mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Editor : Kimda Farida
Pertanian Modern PMAAS Lombok Utara petani Lombok utara DKP3 Kabupaten Lombok Utara Pemda KLU