Kejar Kunjungan Wisatawan, Dispar KLU Genjot Promosi dan Event

Habibul Adnan • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:58 WIB
KEJAR TARGET: Suasana di Pantai Impos KLU pada sore hari. Pemda KLU terus berjanji akan menggenjot kunjungan wisatawan.
KEJAR TARGET: Suasana di Pantai Impos KLU pada sore hari. Pemda KLU terus berjanji akan menggenjot kunjungan wisatawan.

Lombok Post – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) menargetkan tren pertumbuhan kunjungan wisatawan tahun ini terus meningkat.

Untuk mencapai target itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai inovasi, di antaranya menggenjot promosi.

"Serta menghadirkan lebih banyak event yang mampu menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) KLU Dende Dewi Tresna Budiastuti.

Dende mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan membutuhkan strategi lebih terarah.

Misalnya dengan menghadirkan aktivitas dan atraksi yang membuat wisatawan tertarik datang sekaligus memperpanjang masa tinggal.

Baca Juga: Pemda KLU Belum Pastikan Operasional Dapur SPPG Tiga Gili

Meningkatkan length of stay atau rata-rata lama tinggal wisatawan inikah yang dinilainya menjadi pekerjaan rumah.

Sebab, semakin lama wisatawan berada di KLU, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Lama tinggal wisatawan masih harus ditingkatkan dengan menyiapkan berbagai promosi dan event kegiatan yang menarik antusiasme pengunjung, baik lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Dende menyebut, penyelenggaraan event budaya lokal menjadi salah satu strategi yang bisa dikembangkan.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemda KLU juga membutuhkan sarana penunjang, seperti fasilitas amfiteater.

Baca Juga: Desa Persiapan KLU Ditarget Definitif pada 2027

Dia mengakui, upaya meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan tidak cukup hanya dengan promosi.

Dukungan anggaran, fasilitas pariwisata, serta kondisi keamanan juga menjadi faktor penting. “Harapan kita di tahun 2026 ini bisa lebih maksimal,” imbuhnya.

Optimisme Dispar KLU bukan tanpa alasan. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek tercatat mencapai 810.910 orang.

Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan 2024 yang berada di angka 618.241 orang.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan geliat pariwisata KLU setelah sempat terpuruk akibat gempa 2018 dan pandemi Covid-19. Namun, Dispar menilai tantangan sektor pariwisata masih cukup dinamis.

Mulai persaingan antarwilayah destinasi, kondisi cuaca, hingga situasi global.

Baca Juga: HKTI KLU Dorong Kebangkitan Sektor Pertanian

Termasuk juga kondisi negara asal wisatawan. "Ini juga turut memengaruhi keputusan wisatawan untuk bepergian," tutup Dende.

Anggota Komisi II DPRD KLU Artadi meminta pemerintah terus memaksimalkan berbagai potensi pariwisata yang dimiliki daerah.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan harus menjadi perhatian bersama.

Artadi mendorong agar promosi destinasi tidak hanya dilakukan secara konvensional.

Pemanfaatan media digital dan penyelenggaraan event yang dikemas menarik dinilai penting untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan, sekaligus membuat mereka bertahan lebih lama di Lombok Utara.

Pemerintah juga diminta tidak berhenti pada pencapaian jumlah kunjungan. Tetapi kualitas destinasi, fasilitas penunjang, kenyamanan wisatawan, kebersihan, keamanan, hingga akses menuju objek wisata harus terus dibenahi.

Editor : Kimda Farida
genjot promosi Dispar KLU Kunjungan Wisatawan wisata Lombok Utara Kunjungan Wisata