LombokPost – Festival Malaka kembali digelar. Memasuki tahun keempat, event yang berlangsung di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Sabtu (15/8).
Acara ini rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dan HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara.
Festival Malaka IV menghadirkan sejumlah kegiatan, salah satunya Lomba Perahu Layar.
Agenda tahunan ini bukan sekedar kompetisi olahraga tradisional, tetapi menjadi upaya melestarikan budaya bahari.
Kepala Desa Malaka Akmaludin Ichwan mengatakan, Festival Malaka menjadi salah satu agenda strategis desa.
Tujuannya untuk menjaga tradisi masyarakat pesisir agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Parade Desa dan Budaya Meriahkan HUT Lombok Utara ke-18
Wisata Desa Malaka memiliki potensi cukup besar. Melalui festival itu sekaligus sarana memperkenalkan potensi tersebut.
“Selain untuk melestarikan budaya bahari, juga memperkenalkan wilayah kami yang notabene bagian dari tujuan pariwisata KLU,” katanya.
Menurut Akmaludin, kekayaan budaya bahari merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Malaka.
Karena itu, tradisi tersebut perlu dirawat dan dikemas melalui kegiatan yang mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus wisatawan.
Baca Juga: FPRB dan Pemda KLU Tuntaskan Penyusunan Bahan Ajar Kebencanaan. Susun Buku Cerita Bergambar
Akmaludin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Festival Malaka IV. Mulai dari pemerintah daerah, stakeholder pariwisata, hingga komunitas pemuda lokal.
Akmaludin berharap Festival Malaka dapat terus digelar secara berkelanjutan. Ke depan, event ini diharapkan semakin kuat menjadi ikon pariwisata bahari yang mengangkat kearifan lokal.
Editor : Rury Anjas Andita