LombokPost – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai mematangkan penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).
Dengan penerapan itu, promosi dan rotasi pejabat mengacu pada kualifikasi, kinerja, kompetensi, dan rekam jejak.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri. Dia mengatakan, promosi maupun mutasi tidak lagi didasarkan pada pertimbangan subjektif.
Wabup Kusmalahadi mengatakan, penerapan manajemen talenta menjadi keharusan. Sebab saat ini sudah ada sistem dalam pengelolaan SDM yang meninggalkan pola lama.
"Kita ingin meninggalkan pola-pola lama yang menyisakan banyak permasalahan, terutama penempatan jabatan yang masih bersifat subjektif," ujar Kusmalahadi.
Untuk mengukur kualifikasi dan kinerja itu, sudah ada aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA). Dalam sistem ini ada pengisian data secara mandiri oleh masing-masing ASN.
Baca Juga: Pemda KLU Komitmen Dukung Kegiatan Sastra dan Literasi
Kusmalahadi menegaskan, latar belakang politik, ras, maupun gender tidak boleh menjadi dasar dalam menentukan karier seorang ASN.
"Kita tidak bisa melawan sistem. Jika rekam jejak bagus, dia layak ditempatkan di jabatan tertentu," imbuhnya.
Selain menjadi dasar pengisian jabatan, manajemen talenta juga diharapkan mampu memastikan pengembangan kompetensi ASN berjalan tepat sasaran.
Sebab, dengan data yang lengkap dan akurat akan membantu pemerintah menentukan kebutuhan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi pegawai.
Baca Juga: Pemda KLU Naikkan PAD di Tahun 2027, Jalan Jadi Prioritas
Kepala BKPSDM KLU Zulfahrudin menjelaskan, berdasarkan simulasi awal pengisian aplikasi SIMATA, rata-rata pejabat strategis KLU masih berada pada posisi rendah atau kategori terbawah. Padahal, ketentuannya harus memenuhi kriteria manajemen talenta.
Persoalannya bukan semata karena pejabat tidak memiliki kompetensi. Banyak pejabat memiliki sertifikat maupun pengalaman dan kompetensi mumpuni, namun belum memasukkannya ke dalam SIMATA.
Karena itu, ia meminta seluruh pejabat segera melakukan validasi data secara mandiri.
Baca Juga: BAZNAS KLU Salurkan 40 Gerobak Produktif kepada Pelaku UMKM
Sebab, kelengkapan dan keakuratan data akan berpengaruh terhadap pemetaan talenta dan pengembangan karier.
Mulai 2027, lanjutnya, manajemen talenta akan menjadi basis dalam promosi dan rotasi jabatan.
Sistem ini juga dirancang mencegah kekosongan jabatan. Sebab, calon pengganti telah dipetakan melalui perencanaan suksesi lima tahunan berdasarkan kinerja, potensi, dan kompetensi.
Editor : Kimda Farida