Perkuat Desa Pesisir Siaga Bencana, Poltekkes Mataram Latih Kader KLU

Kimda Farida • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:25 WIB
SIAP TANGGAP BENCANA: Tim pengabdi Poltekkes Kemenkes Mataram berfoto bersama pemerintah desa, pihak puskesmas, dan kader seusai pembukaan pelatihan penanganan gawat darurat di Desa Sigar Penjalin, KLU, Sabtu (11/7).
SIAP TANGGAP BENCANA: Tim pengabdi Poltekkes Kemenkes Mataram berfoto bersama pemerintah desa, pihak puskesmas, dan kader seusai pembukaan pelatihan penanganan gawat darurat di Desa Sigar Penjalin, KLU, Sabtu (11/7).

LombokPost--Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Lombok pada 2018 silam meninggalkan pelajaran berharga bagi warga Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Saat kondisi darurat, bantuan medis dan ambulans tak selalu bisa tiba dalam hitungan menit. Wargalah yang menjadi penolong pertama untuk menentukan keselamatan jiwa.

Menyadari krusialnya kesiapsiagaan tersebut, tim dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mataram menggelar aksi pengabdian masyarakat di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, KLU, Sabtu (11/7).

Program bertajuk Emergency Care Goes Viral: Peningkatan Kesadaran Gawat Darurat di Masyarakat Desa Sigar Penjalin ini diketuai Yudha Anggit Jiwantoro, M.Kes., bersama anggota Sahrir Ramadhan, M.Kep., Taufiqurahman, M.Tr.Kep., dan Ari Khusuma, M.Biomed., dengan melibatkan mahasiswa.

Yudha Anggit menegaskan, keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada bertambahnya wawasan peserta, melainkan tumbuhnya keberanian warga untuk mengambil tindakan medis dasar yang tepat saat situasi kritis.

"Kader memiliki posisi strategis untuk meneruskan ilmu pertolongan pertama ini ke lingkungan keluarga dan tetangga. Inilah esensi Emergency Care Goes Viral, yakni ketika pengetahuan keselamatan menyebar luas hingga menjadi budaya di tengah masyarakat," jelas Yudha.

Baca Juga: Megawati Minta MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi Nyata

Desa Sigar Penjalin dipilih lantaran letaknya di kawasan pesisir yang rentan terhadap potensi bencana alam maupun kecelakaan laut. Pembenahan kapasitas warga lokal sebagai first responder menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan desa.

Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah setempat. Kepala Desa Sigar Penjalin Zawil Fadli dan Kepala Puskesmas Tanjung Sabri, S.K.M., hadir membuka acara sekaligus menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa siaga bencana.

Pelatihan dikemas secara interaktif. Para kader dan warga diajak menyaksikan video edukasi kesiapsiagaan bencana karya mahasiswa, menyimak materi mitigasi pesisir, mengikuti simulasi evakuasi, hingga mempraktikkan langsung teknik pembalutan dan penanganan luka.

Baca Juga: Bupati Amar Dorong Optimalisasi Bandara Kiantar Perkuat Konektivitas Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Tak sekadar memberikan wawasan, tim pengabdi Poltekkes Kemenkes Mataram turut menyerahkan bantuan 25 paket Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) beserta alat peraga simulasi perawatan luka kepada Pemerintah Desa Sigar Penjalin sebagai sarana latihan berkelanjutan.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
Emergency Care Sigar Penjalin siaga bencana Poltekkes Mataram Lombok Utara