PUPR-PKP KLU Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Habibul Adnan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 08:26 WIB
TINGKATKAN KOMPETENSI: Wabup Kusmalahadi (tujuh dari kiri) bersama peserta Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksanaan Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Jenjang 4 Tahun 2026.
TINGKATKAN KOMPETENSI: Wabup Kusmalahadi (tujuh dari kiri) bersama peserta Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksanaan Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Jenjang 4 Tahun 2026.

LombokPost - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kabupaten Lombok Utara terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi.

Salah satunya melalui Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksanaan Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Jenjang 4 Tahun 2026.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKP KLU Bambang Gunawan mengatakan, pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan SDM konstruksi.

"Pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali tenaga pelaksana lapangan dengan standar teknis yang ketat," kata Bambang.

Menurut dia, tenaga kerja konstruksi memiliki peran langsung dalam menentukan kualitas pekerjaan infrastruktur.

Baca Juga: HKTI KLU Dorong Kebangkitan Sektor Pertanian

Karena itu, kemampuan teknis di lapangan harus berjalan beriringan dengan sertifikasi kompetensi.

Materi yang diberikan mencakup metode pelaksanaan pekerjaan saluran irigasi, pengendalian mutu, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga pengendalian pekerjaan di lapangan.

Seluruh materi disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Bambang berharap peserta tidak sekadar mendapatkan sertifikat sebagai bukti administratif.

Lebih dari itu, sertifikasi diharapkan menjadi pengakuan terhadap kemampuan tenaga kerja.

Baca Juga: Perkuat Desa Pesisir Siaga Bencana, Poltekkes Mataram Latih Kader KLU

Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri menegaskan, bahwa pembangunan infrastruktur tidak cukup mengandalkan kualitas fisik.

Tetapi kualitas SDM juga menjadi faktor penting dalam mengerjakan dan memelihara infrastruktur.

Ia mengatakan, sertifikasi kompetensi tidak boleh dipandang sebatas formalitas untuk memperoleh selembar sertifikat.

Tetapi harus mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh.

Baca Juga: Satpol PP KLU Serahkan Ribuan Batang Rokok Ilegal ke Bea Cukai

Kusmalahadi juga menilai peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang irigasi memiliki posisi strategis.

Sebab, pertanian masih menjadi salah satu sektor yang menopang perekonomian masyarakat Lombok Utara.

Jaringan irigasi yang dibangun dengan standar teknis dan dikerjakan tenaga kompeten, membantu menjaga fungsi infrastruktur dalam jangka panjang.

Hal itu sekaligus mendukung produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani.

Karena itu, pekerjaan pembangunan maupun pemeliharaan saluran irigasi harus memperhatikan beberapa aspek. Mulai standar teknis, keselamatan kerja, serta metode pelaksanaan yang tepat.

Editor : Kimda Farida
wakil bupati KLU PUPR-PKP KLU sdm konstruksi PUPR KLU Kusmalahadi Syamsuri