Yayasan Cili Community House Trauma Healing Warga Kampung Sade dengan Jalan-jalan

Habibul Adnan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 09:09 WIB
DIAJAK JALAN-JALAN: Ibu-ibu Kampung Sade saat berada di ruang bioskop Epicentrum, Kamis (17/9).
DIAJAK JALAN-JALAN: Ibu-ibu Kampung Sade saat berada di ruang bioskop Epicentrum, Kamis (17/9).

LombokPost - Yayasan Cili Community House memiliki cara unik dalam memberikan trauma healing bagi warga Kampung Sade, Lombok Tengah yang mengalami kebakaran, beberapa waktu lalu. 

Yayasan yang bermarkas di Kabupaten Lombok Utara (KLU) itu mengajak warga Kampung Sade jalan-jalan, Kamis (17/9).

Wajah-wajah sumringah terlihat dari rombongan ibu-ibu warga Kampung Sade. Bagi sebagian dari mereka, memasuki pusat perbelanjaan modern bukan sekadar jalan-jalan. Ada rasa kagum, penasaran, sekaligus pengalaman baru yang tak setiap hari mereka rasakan.

Sebanyak 28 ibu-ibu diajak Yayasan Cili Community House menikmati suasana Epicentrum Mall.

Mereka diajak makan, melihat-lihat berbagai fasilitas, berbelanja hingga menikmati hiburan di pusat perbelanjaan tersebut.

Cerita lucu pun bermunculan. Hal-hal sederhana yang bagi sebagian orang biasa, justru menjadi pengalaman unik bagi ibu-ibu Kampung Sade.

Baca Juga: Lombok Utara Pacu Hilirisasi Mete Premium

Inaq Topan, salah seorang warga, mengaku sangat senang mengikuti perjalanan tersebut. Ia menyebut banyak cerita lucu yang terjadi selama mereka menikmati waktu bersama di mall. “Seru sekali dan sangat senang,” kata Inaq Topan.

Salah satu yang membuat mereka tertawa adalah ketika ada anggota rombongan yang takut menaiki ekskavator. Ada pula kejadian lain yang tak kalah menggelitik ketika seorang ibu hendak menggunakan toilet.

Terbiasa menggunakan kran air sederhana di rumah, ia rupanya belum terbiasa dengan model kran di toilet mal. Bukannya hanya membasuh tangan, air justru menyiram tubuh hingga pakaiannya basah.

Baca Juga: Pemda KLU Kaji Pembentukan Kelurahan di Tanjung

Cerita-cerita sederhana itulah yang membuat perjalanan tersebut terasa berbeda. Mereka tertawa bersama, menikmati makanan, melihat berbagai fasilitas yang jarang ditemui sehari-hari, sekaligus merasakan pengalaman makan dan berbelanja di tempat yang bagi mereka terasa mewah.

Pendiri Yayasan Cili Community House Noor Ain Husein mengatakan, perjalanan tersebut tidak dirancang untuk mengejar tujuan tertentu.

Pihaknya hanya ingin memberikan ruang bagi ibu-ibu Kampung Sade untuk sejenak melepas penat dan merasakan kebahagiaan. “Trip ini untuk bagi pengalaman,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD KLU Minta Pemda Tetapkan Penanganan Krisis Air Bersih Gili sebagai Prioritas Darurat Daerah

Ada beberapa tempat yang dikunjungi di Kota Mataram. Sejak pagi, para ibu tersebut diajak ke PLUT untuk mendapatkan penerangan mengenai cara meningkatkan kualitas produk, membuat konten, hingga mempromosikan produk.

Setelah itu, mereka diajak makan siang di sebuah restoran mewah di lantai III Epicentrum Mall. Kemudian dilanjutkan dengan menikmati hiburan di bioskop.

Tak tanggung-tanggung, mereka diajak menonton di studio premier. Bagi Noor Ain, ibu-ibu tersebut layak mendapatkan pengalaman terbaik, meski hanya untuk satu hari.

“Kita merasa mereka layak untuk terima yang terbaik,” kata perempuan yang tinggal di Kecamatan Pemenang itu.

Bagi Noor Ain, satu hari penuh kebahagiaan itu memiliki makna lebih besar. Terlebih, para ibu tersebut sebelumnya telah melalui hari-hari yang melelahkan dengan berbagai aktivitas dan tanggung jawab.

Baca Juga: BAZNAS KLU Himpun Donasi untuk Korban Gempa NTT dan Kebakaran Sade

Karena itu, kegiatan tersebut menjadi cara sederhana memberi kesempatan kepada para ibu menikmati waktu untuk diri sendiri. Tidak ada target khusus, apalagi tuntutan tertentu yang harus mereka bawa pulang.

Noor Ain berharap, pengalaman sederhana tersebut bisa menjadi pemantik semangat bagi ibu-ibu Kampung Sade.

Semangat untuk kembali bangkit dan menjalani hari-hari dengan energi baru setelah ditimpa musibah kebakaran beberapa waktu lalu.

“Ke depannya mereka bisa move on, bisa bangkit, bisa ada semangat lagi,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
yayasan cili community house trauma healing warga sade kampung sade wisata sade Desa Wisata