Lombok Post – Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah mulai beroperasi pada tanggal 21 September mendatang.
Pada tanggal itu diagendakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.
Sejumlah fasilitas utama ditargetkan rampung dan siap digunakan sebelum siswa mulai dimobilisasi.
Kabid Dayasos Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU Sukardim Husein mengatakan, pemerintah sudah menggelar rapat lintas OPD persiapan MPLS.
Sejumlah OPD dilibatkan dalam persiapan tersebut. Dinas Lingkungan Hidup misalnya, menangani kebutuhan persampahan, Dinas Kesehatan menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa sebelum masuk asrama.
Sukardim menyebut fasilitas utama ditargetkan sudah ready pada tanggal 19 September.
Baca Juga: BAZNAS KLU Salurkan 40 Gerobak Produktif kepada Pelaku UMKM
Sehari setelahnya, siswa mulai dimobilisasi menuju lokasi sekolah dan asrama. “Kemudian tanggal 21 September pembukaan MPLS,” jelasnya.
Fasilitas yang menjadi prioritas meliputi asrama putra dan putri, rumah susun bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, aula atau gedung serbaguna, serta masjid.
Fasilitas tersebut dinilai menjadi kebutuhan dasar yang harus tersedia sejak siswa mulai menempati kawasan sekolah.
Sementara pembangunan gedung sekolah masih terus dikebut. Menurut Sukardim, tidak seluruh fasilitas harus selesai bersamaan untuk pelaksanaan MPLS.
Baca Juga: KLU Bakal Punya Pabrik Pengolahan Sampah, Pembangunan Masuk Tahap Finalisasi
Hanya saja gedung yang paling mendesak untuk mendukung kegiatan awal siswa dipastikan menjadi prioritas pengerjaan.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang Dinsos PPPA KLU, jumlah siswa sebanyak 595 siswa. 270 siswa di antaranya berasal dari KLU.
Sisanya berasal dari sejumlah kabupaten lain di NTB, antara lain Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa.
Editor : Kimda Farida