Lombok Post – Pengembangan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) di Kabupaten Lombok Utara membutuhkan sinergi kuat lintas OPD.
Koordinasi antarinstansi menjadi kunci agar setiap tahapan proyek berjalan lancar.
Koordinasi itulah yang terus ditekankan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar kepada jajarannya.
Kata dia, seluruh OPD terkait harus saling mendukung dalam proses pengembangan proyek tersebut.
"Peran yang kita pegang masing-masing harus kita mudahkan. OPD terkait harus saling memudahkan satu dengan yang lainnya, jangan sampai persoalan koordinasi justru menjadi hambatan," tegas Najmul.
Baca Juga: PMK Masih Nihil, KLU Tetap Perketat Pengawasan Ternak
Najmul meminta OPD tidak bekerja secara sektoral. Setiap persoalan yang muncul dalam proses pengembangan proyek harus segera dikomunikasikan sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Menurutnya, tujuan akhir dari pembangunan bukan sekadar menyelesaikan tahapan proyek.
Lebih dari itu, setiap proses pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, Najmul menegaskan KPBU APJ tidak boleh dipandang sebagai kepentingan satu dinas saja.
Proyek tersebut merupakan kepentingan pemerintah daerah secara keseluruhan yang membutuhkan semangat dan tanggung jawab bersama. "Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri,," pesannya.
Baca Juga: Lombok Utara Luncurkan Lima Inovasi Hasil PKN
Pesan itu disampaikan Najmul dalam rapat pengembangan proyek Project Development Facility (PDF) bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), belum lama ini.
Pada kesempatan itu dibahas berbagai tahapan yang diperlukan dalam pengembangan proyek melalui skema PDF.
Dalam menjalankan KPBU APJ, ada pendampingan dari PT PII. Khususnya dalam tahapan mempersiapkan proyek KPBU APJ secara lebih matang, baik dari sisi teknis, keuangan maupun kelembagaan.
Editor : Kimda Farida