LombokPost – Program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus berjalan. Sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan telah menyelesaikan tahapan kerja.
Sebagian lainnya masih dalam proses pelaksanaan maupun penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) KLU M Najib mengatakan, pihaknya berperan mendampingi lembaga-lembaga penerima program. Terutama dalam proses penandatanganan PKS.
Menurutnya, dalam proses tersebut lembaga penerima juga mendapatkan bimbingan teknis.
Baca Juga: Kabupaten Lombok Utara Terus Menunjukkan Perkembangan Positif di Berbagai Sektor
Termasuk pemahaman mengenai aspek hukum dan tata kelola pembangunan yang dilaksanakan melalui program revitalisasi.
Untuk progres pelaksanaan, Najib menyebut kondisinya berbeda-beda. Ada lembaga yang telah menyelesaikan pekerjaan, ada yang masih berjalan, dan ada pula yang baru memasuki tahap penandatanganan PKS.
Di jenjang pendidikan dasar, sejumlah SD dan SMP bahkan telah memasuki tahapan serah terima aset.
Beberapa sekolah telah meminta dilakukan berita acara serah terima aset (BAST) setelah pekerjaan rampung.
Baca Juga: Pemda KLU Kaji Pembentukan Kelurahan di Tanjung
Sementara pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), program juga berjalan di sejumlah lembaga.
Najib mencontohkan, dirinya baru-baru ini mendampingi 10 lembaga ke Jakarta untuk penandatanganan PKS.
Di sisi lain, kebutuhan revitalisasi satuan pendidikan di KLU dinilai masih cukup besar.
Baca Juga: Pemda KLU Juga Lirik Skema KPBU Pembangunan Jalan
Program yang berjalan tahun ini disebut belum mampu menuntaskan seluruh kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
Karena itu, KLU masih membutuhkan program serupa pada tahun depan. Bahkan, pemerintah pusat menjanjikan peningkatan jumlah penerima program revitalisasi pada 2027.
Editor : Kimda Farida