LombokPost - Mimpi besar terkadang tumbuh dari tempat yang sederhana. Jauh dari gemerlap pusat pendidikan. Anak muda bernama Dimas Erlangga menjadi buktinya.
Kini, mimpi itu mulai menemukan jalannya. Cita-cita untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, menjadi kenyataan.
Iya, Dimas Erlangga tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP Dalam Negeri untuk melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia (UI).
Perjalanan mendapatkan beasiswa tersebut dibagikannya kepada mahasiswa dalam acara Alumni Back To Campus (ABC). Acara tersebut digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (BEM FISIP Undip), Jumat (25/9) lalu.
Di acara tersebut Dimas sebagai salah satu narasumber talk show bertajuk The Scholarship Journey: Learning, Growing, and Achieving. Di hadapan para peserta, mimpi meraih beasiswa sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMA.
Saat masih sekolah, Dimas aktif mencari berbagai peluang beasiswa. Salah satunya melalui program Adik Asuh Suryanara Foundation, beasiswa dari perkumpulan alumni LPDP yang ditujukan bagi siswa SMA kelas XII sebagai persiapan melanjutkan pendidikan tinggi.
Baca Juga: Kabupaten Lombok Utara Terus Menunjukkan Perkembangan Positif di Berbagai Sektor
Di sanalah ia berjumpa dengan mentor dari kalangan alumni LPDP. Pertemuan tersebut meninggalkan kesan mendalam. Sosok mentor dan cerita tentang perjalanan pendidikan dengan beasiswa itu kemudian menjadi pemantik bagi Dimas untuk berani menyimpan satu mimpi.
Dari sinilah pria asal Selebung, Desa Samaguna, Kecamatan Tanjung ini menanamkan tekad agar suatu hari bisa melanjutkan S2 dengan beasiswa LPDP. Mimpi tersebut tidak serta-merta mudah diwujudkan.
Selama menjadi mahasiswa, berbagai beasiswa kembali diraihnya. Di antaranya Beasiswa Afirmasi Dikti 3T, Smartscholarship YBM BRI, serta beasiswa aktivis dari Ikatan Keluarga Alumni FISIP Undip.
Baca Juga: Pemda KLU Kaji Pembentukan Kelurahan di Tanjung
Menurut Dimas, beasiswa bukan sekadar soal prestasi akademik. Tetapi juga soal pengalaman kepemimpinan dan kemampuan memberi dampak, yang juga menjadi bagian dari perjalanan yang perlu dibangun.
Karena itu, Dimas mengambil kesempatan untuk aktif berorganisasi. Salah satunya dengan menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) FISIP Undip.
Menurut dia, pengalaman berorganisasi bukan sekadar menambah panjang daftar riwayat hidup.
Baca Juga: Pemda KLU Juga Lirik Skema KPBU Pembangunan Jalan
Di dalamnya, mahasiswa belajar berkomunikasi, bekerja bersama, mengambil keputusan sekaligus menciptakan ruang untuk memberikan dampak.
Perjalanan itulah yang kemudian mengantarkannya pada salah satu mimpi yang pernah ia tanam sejak SMA. Yaitu melanjutkan studi magister dengan beasiswa LPDP.
Di hadapan lebih dari 50 peserta ABC, Dimas juga mengajak mahasiswa melihat keberhasilan dari sisi yang lebih utuh. Sebab, di balik prestasi yang tertulis , terdapat perjalanan panjang yang tidak ikut tercantum.
Editor : Prihadi Zoldic