LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus mematangkan persiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-32 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Kabag Kesra Setda KLU Syamsudirman mengatakan, kesiapan menjadi tuan rumah telah mendapat komitmen langsung dari Bupati KLU.
Koordinasi dengan Pemprov NTB juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan sejak awal.
Menurut Syamsudirman, pembagian tanggung jawab antara pemerintah provinsi dan Pemda KLU selaku tuan rumah sedang dimatangkan. Sebab, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi membutuhkan dukungan anggaran dan teknis dari kedua pihak.
Pemprov NTB nantinya menangani sejumlah kebutuhan utama dalam pelaksanaan.
Sementara KLU bertanggung jawab terhadap pelaksanaan majelis utama dan delapan majelis tambahan.
Baca Juga: Peternak Kambing Perah Lombok Utara Didorong Optimalkan Pakan Lokal dan Pemasaran Digital
Pembagian tugas tersebut juga akan diterapkan dalam aspek teknis. Termasuk penyiapan akomodasi peserta dan kafilah hingga panggung utama.
"Seluruh kebutuhan dikoordinasikan antara panitia kabupaten dengan pemerintah provinsi," jelasnya.
Syamsudirman menambahkan, persiapan yang mulai dilakukan adalah memetakan lokasi penginapan.
Langkah ini penting mengingat pelaksanaan MTQH tingkat provinsi akan mendatangkan peserta dan kafilah dari seluruh kabupaten/kota di NTB.
Baca Juga: DPRD KLU Minta Pemda Tetapkan Penanganan Krisis Air Bersih Gili sebagai Prioritas Darurat Daerah
Dalam hal ini, Pemda KLU tidak hanya mengandalkan hotel. Tetapi juga mulai mendata rumah penduduk yang memungkinkan digunakan sebagai tempat menginap peserta.
“Kita sudah mulai melakukan pemetaan lokasi penginapan, baik itu di hotel yang ada maupun perumahan penduduk,” ungkapnya.
Pemetaan akomodasi akan dipusatkan di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Tanjung, Pemenang dan Gangga.
Ketiganya diproyeksikan menjadi wilayah utama untuk menampung peserta dan kafilaah elama MTQH berlangsung.
Editor : Akbar Sirinawa