Pemda KLU Klaim Sejumlah Daerah NTB Tertarik Ikut KPBU APJ

Habibul Adnan • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:25 WIB
Hermanto
Hermanto
 

LombokPost – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengklaim sejumlah daerah di NTB tertarik mengembangkan proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Hal ini diketahui dari adanya daerah yang datang studi tiru ke KLU.

Meraka datang untuk mempelajari tahapan yang telah dilalui.Pemda KLU dalam menyiapkan proyek KPBU APJ.

"Sudah ada empat kabupaten yang datang studi tiru," kata Ketua Tim Simpul KPBU APJ Hermanto.

Keempat daerah itu adalah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Kota Mataram.

Baca Juga: Pemda KLU Persiapkan Penertiban Sempadan Pantai Gili Trawangan

Menurut Hermanto, ini menunjukkan bahwa tahapan persiapan KPBU APJ di KLU mulai menjadi perhatian daerah lain. 

 Hermanto menjelaskan, pihaknya telah menjelaskan kepada perwakilan masing-masing daerah itu terkait progres KPBU saat ini. Seperto menjelaskan gambaran mengenai tahapan persiapan proyek.

Hermanto mengatakan, proses KPBU APJ dijalankan dengan mengacu pada ketentuan perundang-undangan. Seluruh tahapan itu juga mendapat pendampingan dari lintas kementerian. 

Baca Juga: Anak-Anak di Lombok Utara Ingin Diberi Kesempatan Lebih Luas Menyampaikan Pandangan

Ada juga pendampingan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). BUMN di bawah Kementerian Keuangan ini berperan dalam mendukung pengembangan proyek infrastruktur melalui skema KPBU.

“Daerah-daerah yang datang ke kita tidak datang dengan sendirinya, tapi mereka datang atas rekomendasi dari pusat. Karena kita sudah memulai tahap-tahap KPBU sesuai aturan perundang-undangan,” ujarnya.

Saat ini, persiapan proyek APJ KLU telah memasuki tahap Project Development Feasibility (PDF). Itu adalah proses pengembangan dan penilaian kelayakan proyek.

Baca Juga: Pengesahan Raperda LP2B Lombok Utara Tertunda Gara-gara Hal Ini

Tahapan ini menjadi bagian penting untuk mengkaji apakah rencana kerja sama pembangunan penerangan jalan tersebut layak dilanjutkan.

Sekretaris Tim Simpul KPBU APJ KLU Husnul Habib mengatakan, pendampingan PDF dimulai pada Oktober 2026.

Saat ini, PT PII tengah melakukan proses lelang jasa konsultasi yang akan membantu menilai kelayakan proyek infrastruktur di daerah-daerah yang mendapat pendampingan.

“Kickoff PDF bulan Oktober. Sekarang sedang dilakukan lelang jasa konsultasi yang akan menilai kelayakan proyek di daerah-daerah yang didampingi,” ungkapnya.

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti pola kerja konsultan yang ditunjuk. Konsultan tersebut bisa saja bekerja dari kantor di luar daerah atau langsung di Lombok Utara. "Tergantung pada kebutuhan pekerjaan dan banyaknya titik APJ,” imbuhnya. 

Editor : Kimda Farida
studi tiru teetarik KPBU APJ KPBU APJ Lombok Utara KPBU PJU di Lombok Utara Pemda KLU