LombokPost – Rencana Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengadaan Alat Penerangan Jalan (APJ) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sepertinya masih membutuhkan proses panjang.
Pasalnya, hingga saat ini DPRD KLU belum menentukan sikap.
Anggota DPRD KLU Artadi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil kajian dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).
Inilah yang akan dibawa Komisi II dalam pembahasan di tingkat kelembagaan DPRD.
”Kami masih menunggu kajian dari PT PII terhadap KPBU ini. Setelah kajian keluar, baru ada dasar bagi kami untuk melakukan pembahasan lebih lanjut, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan anggota DPRD dari komisi lain,” ungkap Artadi.
Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 6,8 miliar untuk mendukung proses penyiapan KPBU APJ.
Anggaran tersebut diperuntukkan bagi sosialisasi, kajian, penyusunan dokumen, dan kebutuhan lainnya.
Dalam proses penyiapan itu, PT PII bersama Bappenas dan pihak terkait lainnya menjalankan kegiatan sesuai dengan peran masing-masing.
Baca Juga: Desa Bentek Kenalkan Potensi Warga Lewat KLU Got Talent
Namun, hingga kini, hasil kajian yang menjadi dasar pembahasan lebih lanjut belum diterima DPRD KLU.
Artadi menyebutkan, hasil kunjungan DPRD KLU ke pusat sebelumnya telah disampaikan kepada pimpinan DPRD.
Setelah kajian tersedia, Komisi II akan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama seluruh fraksi.
”Bagaimanapun ini menggunakan APBD, tentu harus ada persetujuan dari DPRD.,” jelasnya.
Di sisi lain, Artadi mengatakan masih banyak aspek teknis yang belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: KLU Perkuat Komitmen Lindungi Hak Anak
Salah satunya terkait jumlah titik lampu yang akan dipasang di wilayah KLU. Berdasarkan perhitungan pemerintah daerah, kebutuhan penerangan jalan diperkirakan mencapai sekitar 11 ribu titik.
Meski demikian, angka tersebut belum menjadi jumlah final.
DPRD masih menunggu hasil kajian untuk mengetahui jumlah lampu yang akan dipasang, jarak antartiang, jenis lampu, hingga kemungkinan penggunaan variasi lampu di sejumlah lokasi.
Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri menerangkan, Pemda KLU bersama anggota DPRD telah mengikuti rapat bersama di PT PII.
Di forum ini telah diperoleh penjelasan langsung dari narasumber kementerian terkait dan Direksi PT PII.
“Nah, itu yang poin yang kita rasa sangat bermanfaat. Karena kan kita juga dalam hal ini, prosesnya belajar,” katanya.
Editor : Kimda Farida