Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Serangan Siber Meledak! 180 Ribu Android Diserang, Gen Z Jadi Sasaran Lewat Anime dan Netflix

Alfian Yusni • Minggu, 8 Juni 2025 | 11:31 WIB
Kaspersky juga mencatat lebih dari 12 juta ancaman berhasil diblokir di perangkat ponsel pintar. (istimewa)
Kaspersky juga mencatat lebih dari 12 juta ancaman berhasil diblokir di perangkat ponsel pintar. (istimewa)

LombokPost - Serangan siber terhadap ponsel Android kembali meningkat drastis! Menurut laporan terbaru dari Kaspersky, sepanjang kuartal pertama 2025, tercatat 180.000 serangan terhadap Android.

Serangan ini meningkat 27 persen dibanding kuartal sebelumnya (Q4 2024). Angka ini mencerminkan ancaman Android yang makin serius.

Khususnya karena trojan perbankan seperti Mamont kini menyamar jadi aplikasi legal demi mencuri data penting pengguna.

Kaspersky menegaskan, ponsel pintar kini jadi target utama penjahat siber. (istimewa)
Kaspersky menegaskan, ponsel pintar kini jadi target utama penjahat siber. (istimewa)

Kaspersky juga mencatat lebih dari 12 juta ancaman berhasil diblokir di perangkat ponsel pintar.

Lonjakan ini sebesar 36 persen dibanding Q4 2024. Ancaman tersebut meliputi malware yang menyamar jadi sistem legal, serta virus canggih seperti backdoor Triada yang ditemukan pada ponsel palsu bermerek terkenal.

Triada bisa mencuri dompet kripto, mengubah tautan browser, dan menyusup ke aplikasi pesan serta media sosial.

Anton Kivva, Team Lead Malware Analyst di Kaspersky menegaskan, ponsel pintar kini jadi target utama penjahat siber karena mayoritas transaksi finansial terjadi lewat aplikasi perbankan digital.

“Tanpa perlindungan kuat dan literasi digital yang memadai, pengguna sangat rentan,” kata Anton dalam keterangan resminya, Minggu (8/6).

Gen Z Jadi Target Lewat Anime dan Netflix

Bukan cuma lewat aplikasi palsu, serangan siber kini menyasar Gen Z lewat umpan anime populer dan layanan streaming seperti Netflix.

Baca Juga: Rahasia Red Bull: Minuman Energi Biasa yang Jadi Gaya Hidup Dunia

Dari laporan Kaspersky sepanjang Q2 2024 hingga Q1 2025, ditemukan lebih dari 250.000 serangan yang menyamar sebagai konten anime, khususnya Naruto, One Piece, Attack on Titan, Demon Slayer, dan Jujutsu Kaisen.

“Penjahat siber memanfaatkan kata kunci seperti ‘episode eksklusif’ atau ‘leaked scene’ untuk menjebak pengguna,” ungkap Vasily Kolesnikov, pakar keamanan Kaspersky.

Judul Naruto paling banyak disalahgunakan, dengan 114.216 upaya serangan, disusul Demon Slayer sebanyak 44.200.

Tak hanya itu, Kaspersky juga mencatat 96.288 serangan lewat layanan streaming terkenal seperti Netflix, Amazon Prime Video, Disney+, dan HBO Max.

Dari angka tersebut, Netflix paling sering dijadikan sasaran, dengan 85.679 serangan dan 2,8 juta halaman phising palsu.

Kaspersky Luncurkan Game Edukatif untuk Gen Z

Game Case 404 mengajak Gen Z menjadi detektif siber dan memecahkan kasus kejahatan digital. (istimewa)
Game Case 404 mengajak Gen Z menjadi detektif siber dan memecahkan kasus kejahatan digital. (istimewa)

Untuk menghadapi gempuran ini, Kaspersky meluncurkan game online interaktif bernama Case 404.

Game ini mengajak Gen Z menjadi detektif siber dan memecahkan kasus kejahatan digital.

Pemain yang menyelesaikan misi akan mendapat diskon untuk berlangganan Kaspersky Premium.

“Penipuan digital makin pintar, dan Gen Z harus lebih waspada. Lewat game ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan untuk menghadapi ancaman siber,” kata Vasily.

 

Tips Aman dari Kaspersky:

1. Unduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play atau App Store.

2. Cek ulasan aplikasi dan jangan klik tautan dari sumber mencurigakan.

3. Pasang software keamanan tepercaya.

4. Periksa izin aplikasi secara berkala.

5. Selalu perbarui OS dan aplikasi ke versi terbaru.

Serangan siber terhadap Android terus meningkat. Gen Z jadi sasaran utama lewat umpan anime dan Netflix.

Kaspersky menekankan pentingnya keamanan digital dan literasi dunia maya sebagai pertahanan utama.

Jangan lengah! Dunia digital penuh jebakan. Lindungi diri Anda dengan waspada, dan jadilah bagian dari generasi yang cerdas dan aman secara digital. (***)

 

 

 

 

Editor : Alfian Yusni
#siber #serangan #Gen Z #android #netflix #kaspersky