LombokPost — Langkah strategis dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan siber terus diperkuat oleh para pelaku industri telekomunikasi tanah air.
Sebagai wujud nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah menciptakan ekosistem digital yang bersih dan tepercaya, XLSMART kini mengadopsi teknologi pemindaian wajah (face recognition) untuk proses registrasi nomor pelanggan baru.
Penerapan sistem anyar ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap nomor seluler yang aktif di tengah masyarakat benar-benar terikat pada identitas yang valid, sekaligus meminimalisir celah penyalahgunaan data kependudukan.
Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Mirza, menjelaskan bahwa XLSMART sebenarnya telah menerapkan registrasi pelanggan menggunakan teknologi face recognition.
Namun ini dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2025.
Langkah proaktif tersebut berjalan beriringan dengan ketentuan serta masa transisi yang telah ditetapkan oleh pihak pemerintah.
Proses Lebih Praktis Tanpa Nomor Kartu Keluarga
Hadirnya teknologi biometrik ini sekaligus memangkas birokrasi penginputan data yang selama ini dinilai cukup panjang oleh sebagian masyarakat.
Pelanggan kini tidak perlu lagi repot-repot menyiapkan dokumen atau memasukkan Nomor Kartu Keluarga (KK) saat hendak mengaktifkan kartu perdana mereka.
Baca Juga: XLSMART Perkuat Literasi Digital dan AI di Pesantren Lombok, Ratusan Santri Ikut Pelatihan
Secara umum, proses registrasi pelanggan baru tetap sama dan mudah diikuti.
Bedanya, masyarakat kini cukup menggunakan Nomor KTP/NIK yang kemudian dikombinasikan dengan verifikasi wajah langsung melalui sistem face recognition.
Data biometrik wajah tersebut nantinya akan dicocokkan secara langsung untuk memastikan kesesuaian identitas pelanggan dengan data kependudukan resmi yang tercatat di Dukcapil.
Menekan Angka Penipuan dan Kejahatan Siber
Pihak manajemen XLSMART optimis bahwa peralihan metode ke sistem biometrik ini akan membawa dampak positif yang besar bagi keamanan privasi masyarakat luas.
Validasi identitas yang jauh lebih akurat dipercaya mampu memangkas berbagai modus penipuan yang marak terjadi di ruang digital.
"Registrasi berbasis biometrik diharapkan dapat meningkatkan akurasi validasi identitas pelanggan sehingga membantu mengurangi risiko penyalahgunaan nomor seluler untuk berbagai aktivitas ilegal, termasuk penipuan digital, penyalahgunaan OTP, dan kejahatan siber lainnya," ungkap Reza Mirza dalam keterangan resminya.
Melalui proteksi berlapis sejak tahap aktivasi nomor ini, XLSMART berkomitmen penuh untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi serta bertransaksi secara digital setiap hari.
Editor : Redaksi Lombok Post Online