LombokPost – Jannik Sinner akhirnya mengetahui jalannya di Mutua Madrid Open 2026 setelah undian resmi dirilis, Senin (20/4). Petenis nomor satu dunia itu memburu sejarah dengan target lima gelar ATP Masters 1000 secara beruntun.
Turnamen yang berlangsung 22 April hingga 3 Mei ini menjadi panggung penting bagi Sinner untuk melanjutkan dominasinya usai menjuarai Paris, Indian Wells, Miami, dan Monte-Carlo.
Sinner akan memulai langkahnya menghadapi pemain kualifikasi. Jika mulus, ia berpotensi bertemu Gabriel Diallo di babak ketiga, lalu Tommy Paul di babak keempat.
Ujian lebih berat menanti di perempat final dengan kemungkinan duel melawan Alex de Minaur. Namun, jalur De Minaur tidak sepenuhnya aman karena diisi talenta muda seperti Joao Fonseca dan rising star Spanyol Rafael Jodar.
Baca Juga: Novak Djokovic Mundur dari Madrid Open 2026, Cedera Bahu Belum Pulih, Fokus Comeback di Roma
Fonseca akan menghadapi Zizou Bergs atau Marin Cilic, sementara Jodar bisa langsung berhadapan dengan De Minaur jika lolos dari laga pembuka.
Jika melaju ke semifinal, Sinner berpotensi menghadapi deretan pemain panas seperti Ben Shelton, Lorenzo Musetti, atau Arthur Fils. Shelton dan Fils datang dengan modal gelar di Munich dan Barcelona, menambah sengit persaingan di jalur atas.
Musetti, semifinalis Madrid tahun lalu, juga menjadi ancaman serius dengan kemungkinan bertemu Hubert Hurkacz, Jiri Lehecka, atau Jack Draper sebelum fase akhir.
Sepanjang empat Masters terakhir, Sinner tampil nyaris sempurna dengan hanya kehilangan satu set, yakni saat menghadapi Tomas Machac di Monte-Carlo.
Di sektor bawah undian, persaingan tak kalah panas. Unggulan kedua Alexander Zverev diproyeksikan bertemu Daniil Medvedev di perempat final. Medvedev sendiri unggul head-to-head atas Zverev.
Zverev, juara Madrid dua kali, akan membuka turnamen melawan Nuno Borges atau Mariano Navone, dan berpotensi bertemu Ugo Humbert serta Jakub Mensik di fase berikutnya.
Sementara itu, Medvedev bisa menghadapi Flavio Cobolli atau Learner Tien sebelum babak delapan besar.
Nama lain yang patut diperhitungkan di bagian bawah adalah Felix Auger-Aliassime, Alexander Bublik, Stefanos Tsitsipas, serta juara bertahan Casper Ruud.
Absennya Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic membuat peluang Sinner semakin terbuka. Namun, padatnya pesaing elite memastikan jalan menuju gelar di Madrid tetap penuh rintangan.
Kini, pertanyaannya: mampukah Sinner melanjutkan dominasinya dan mencetak sejarah baru di ATP Masters 1000?
Editor : Rury Anjas Andita