LombokPost – Dunia tenis akan segera kehilangan salah satu ikon Asia. Kei Nishikori resmi mengumumkan akan pensiun dari tenis profesional pada akhir musim 2026.
Dalam pernyataan emosional di media sosial, Nishikori mengungkapkan perjalanan panjangnya di dunia tenis sejak kecil hingga mencapai panggung tertinggi.
“Saya telah memutuskan untuk pensiun dari tenis profesional di akhir musim ini. Sejak kecil, saya bermimpi bermain di panggung dunia,” tulisnya.
Petenis berusia 36 tahun itu menjadi pionir tenis Jepang dengan sederet pencapaian bersejarah. Ia merupakan pemain Jepang pertama yang menembus Top 10 dunia dan mencapai peringkat tertinggi No. 4 dalam ranking ATP.
Sepanjang kariernya, Nishikori mengoleksi 12 gelar ATP Tour dan mencatatkan 451 kemenangan di level tertinggi. Ia juga empat kali tampil di Nitto ATP Finals, dengan dua kali mencapai semifinal.
Momen terbaiknya datang pada 2014, saat ia mencapai final US Open. Dalam perjalanan itu, Nishikori mengalahkan petenis nomor satu dunia saat itu, Novak Djokovic, di semifinal.
Di musim yang sama, ia juga mencatat kemenangan penting atas Roger Federer di turnamen Miami Masters.
Selain prestasi, Nishikori juga dikenal sebagai salah satu petarung terbaik dalam set penentuan. Ia mencatat rasio kemenangan 72,4 persen di set ketiga—hanya kalah dari legenda seperti Bjorn Borg dan John McEnroe.
Meski saat ini berada di peringkat 464 dunia dan lebih sering tampil di level Challenger, semangatnya tak pernah padam.
“Kecintaan saya pada tenis selalu membawa saya kembali ke lapangan. Saya bangga telah memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Nishikori terakhir tampil di level tur utama pada Cincinnati Open tahun lalu, dan baru saja bermain di turnamen Challenger di Savannah. Menjelang akhir kariernya, ia bertekad menikmati setiap pertandingan tersisa.
“Saya akan menghargai setiap momen dan berjuang hingga akhir,” tutupnya.
Editor : Rury Anjas Andita