LombokPost – Kabar mengejutkan datang dari Internazionali BNL d'Italia. Juara Madrid, Marta Kostyuk, dipastikan mundur dari turnamen WTA 1000 Roma 2026 akibat cedera pinggul kanan.
Keputusan ini datang hanya dua hari setelah Kostyuk meraih gelar terbesar dalam kariernya. Petenis Ukraina tersebut sebelumnya tampil impresif dengan catatan tak terkalahkan di lapangan tanah liat musim ini.
Sebagai unggulan ke-23, Kostyuk sejatinya membidik sejarah: menjadi pemain keempat yang mampu menjuarai Madrid dan Roma secara beruntun setelah Dinara Safina, Serena Williams, dan Iga Swiatek.
Baca Juga: Novak Djokovic Mundur dari Madrid Open 2026, Cedera Bahu Belum Pulih, Fokus Comeback di Roma
Namun, ambisi tersebut harus kandas. Cedera pinggul yang dialami dalam beberapa hari terakhir membuatnya tak bisa melanjutkan momentum gemilang.
Sepanjang musim clay, Kostyuk mencatat 11 kemenangan beruntun dan sukses mengangkat trofi di Rouen serta Madrid—menjadikannya salah satu pemain paling panas jelang Roma.
Dalam pernyataan resminya, Kostyuk mengaku kecewa harus absen di Roma, tetapi memilih langkah realistis demi kondisi tubuhnya.
“Setelah periode terbaik dalam karier saya, saya sangat menantikan Roma. Tapi tubuh punya rencana lain,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi pinggul dan pergelangan kaki yang belum pulih sepenuhnya membuatnya tak ingin mengambil risiko lebih besar. Fokusnya kini beralih ke French Open yang akan digelar di Paris akhir bulan ini.
Posisi Kostyuk di babak utama kini diisi Jaqueline Cristian yang masuk sebagai pengganti.
Sementara itu, Beatriz Haddad Maia yang sebelumnya dijadwalkan menghadapi Kostyuk, kini akan berhadapan dengan pemain kualifikasi atau lucky loser di babak pertama.
Absennya Kostyuk menjadi kehilangan besar bagi turnamen, mengingat ia tengah dalam performa terbaiknya dan berpotensi menjadi kuda hitam.
Kini, peta persaingan di Roma kembali terbuka lebar, sementara Kostyuk memilih menepi sejenak—demi target yang lebih besar di Paris.
Editor : Rury Anjas Andita