LombokPost - Alexander Zverev tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah tersingkir dramatis di Roma Masters 2026. Petenis Jerman itu gagal memanfaatkan empat match point sebelum akhirnya kalah dari Luciano Darderi pada babak 16 besar Internazionali BNL d’Italia.
Alexander Zverev kalah dari Luciano Darderi setelah pertarungan sengit tiga set yang berlangsung panas di Foro Italico, Selasa (12/5). Kekalahan ini sekaligus menghentikan tren positif Zverev di musim lapangan tanah liat 2026.
Alexander Zverev sebenarnya nyaris mengamankan kemenangan dalam dua set langsung. Juara Roma Masters dua kali itu memiliki empat match point saat tie-break set kedua. Namun, Luciano Darderi mampu bangkit dan memaksakan set penentuan.
Setelah gagal menutup pertandingan lebih cepat, permainan Alexander Zverev mulai menurun. Sebaliknya, Luciano Darderi tampil semakin percaya diri di depan publik tuan rumah Italia.
“Saya pikir seharusnya saya memenangkan pertandingan dalam dua set. Begitulah ceritanya,” kata Alexander Zverev seusai pertandingan.
“Saya memang kelelahan. Entah karena sakit atau karena terlalu banyak bermain tenis. Tapi di set ketiga, dia bermain tenis luar biasa,” lanjut petenis Jerman tersebut.
Baca Juga: Jannik Sinner Melesat di Roma! Tundukkan Sebastian Ofner, Rekor Roger Federer Kini Dalam Jangkauan
Kekalahan Alexander Zverev di Roma tentu menjadi pukulan menjelang persaingan menuju Roland Garros 2026. Apalagi, performanya di musim tanah liat sebenarnya cukup konsisten sebelum turnamen ini.
Di tengah kekecewaan itu, Alexander Zverev juga menyinggung dominasi Jannik Sinner yang kini sedang menjadi pusat perhatian dunia tenis.
Sebelum Roma Masters 2026, Alexander Zverev telah kalah empat kali dari lima pertemuan terakhir melawan Jannik Sinner. Petenis Italia itu kini juga sedang mengejar Career Golden Masters setelah mencatat rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000.
Meski demikian, Alexander Zverev menegaskan dirinya tetap percaya bisa mengalahkan Jannik Sinner di turnamen-turnamen besar mendatang.
“Saya harus percaya bahwa saya mampu mengalahkannya. Kalau tidak, lebih baik langsung saja berikan trofi kepadanya tanpa memainkan turnamen,” ujar Alexander Zverev.
Pernyataan tersebut menunjukkan bagaimana dominasi Jannik Sinner mulai memberi tekanan besar kepada rival-rival utamanya di ATP Tour.
Sementara itu, Alexander Zverev juga memberikan pujian kepada atmosfer penonton Italia di Roma Masters 2026. Menurutnya, dukungan fanatik untuk Luciano Darderi tetap berlangsung sportif sepanjang pertandingan.
“Saya tidak punya masalah dengan penggemar Italia. Mereka sangat bersemangat mendukung pemain mereka sendiri dan itu wajar,” kata Zverev.
Kekalahan ini membuat Alexander Zverev harus mengakhiri langkah lebih cepat di Roma Masters 2026. Sedangkan Luciano Darderi melanjutkan kejutan besar di hadapan publik Italia.
Di sisi lain, sorotan tetap tertuju pada Jannik Sinner yang masih menjaga peluang mencetak sejarah baru di Roma Masters 2026.
Baca Juga: Novak Djokovic Tumbang di Roma! Dino Prizmic Bikin Kejutan Besar, Sang Legenda Tampak Kepayahan
Dengan persaingan ATP Tour yang semakin panas, komentar Alexander Zverev soal Jannik Sinner menunjukkan satu hal: dominasi petenis nomor satu dunia itu kini mulai menimbulkan ketakutan nyata di antara rival-rivalnya.
Editor : Rury Anjas Andita