LombokPost - Jannik Sinner semakin menegaskan dirinya sebagai penguasa baru tenis dunia. Setelah menjuarai Internazionali d’Italia 2026 di Roma, petenis Italia itu resmi melampaui Carlos Alcaraz dalam perebutan gelar besar ATP sekaligus melewati catatan Roger Federer dalam rasio kemenangan.
Sinner memastikan gelar di Foro Italico usai menaklukkan Casper Ruud di partai final, Minggu (18/5). Kemenangan tersebut menjadi “gelar besar” ke-16 sepanjang kariernya.
Kategori gelar besar mencakup trofi Grand Slam, ATP Finals, ATP Masters 1000, hingga medali emas tunggal Olimpiade. Awal musim ini, Carlos Alcaraz masih unggul dalam persaingan gelar besar dengan koleksi 15 trofi berbanding 11 milik Sinner usai Australian Open.
Namun dominasi luar biasa Sinner dalam beberapa bulan terakhir membuat situasi berubah drastis. Petenis nomor satu dunia itu sukses menyapu lima turnamen ATP Masters 1000 musim ini, yakni Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, Madrid, dan Roma.
Catatan tersebut menjadikan Sinner sebagai pemain pertama dalam sejarah ATP Masters 1000 sejak 1990 yang mampu memenangkan lima turnamen Masters pertama dalam satu musim.
Kini, Sinner memimpin persaingan dengan 16 gelar besar, unggul satu trofi atas Alcaraz. Tak hanya mengungguli Alcaraz, Sinner juga berhasil melewati Roger Federer dalam rasio kemenangan gelar besar.
Baca Juga: Alexander Zverev Kecewa Tersingkir di Roma, Singgung Keganasan Jannik Sinner
Saat ini, Sinner rata-rata memenangkan satu gelar besar setiap 4,4 turnamen yang dimainkan. Statistik tersebut membuatnya melampaui Federer dan menjadi pemilik rasio terbaik keempat dalam sejarah ATP.
Berikut daftar rasio gelar besar terbaik era ATP:
1.Novak Djokovic – 1 gelar tiap 3,3 turnamen
2.Rafael Nadal – 1 gelar tiap 3,5 turnamen
3.Carlos Alcaraz – 1 gelar tiap 3,9 turnamen
4.Jannik Sinner – 1 gelar tiap 4,4 turnamen
5.Roger Federer – 1 gelar tiap 4,4 turnamen
Kesuksesan di Roma juga membuat Sinner resmi menyelesaikan Career Golden Masters, yakni menjuarai seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000. Ia menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mencapai prestasi tersebut setelah Novak Djokovic.
Tak hanya itu, Sinner kini memperpanjang rekor menjadi enam gelar Masters 1000 beruntun setelah sebelumnya juga juara di Paris pada akhir musim lalu. Petenis Italia berusia 24 tahun itu kini telah mengoleksi 10 gelar Masters 1000 dan masuk daftar elite bersama Djokovic, Nadal, Federer, Andre Agassi, Andy Murray, dan Pete Sampras.
Performa Sinner sejak menjuarai Toronto Masters 2023 memang terus meningkat drastis. Bahkan sejak saat itu, ia rata-rata memenangkan satu gelar besar setiap 2,1 turnamen besar yang diikutinya.
Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang semakin stabil, Sinner kini menjadi favorit utama di hampir seluruh turnamen besar ATP, termasuk Roland Garros 2026.
Editor : Rury Anjas Andita