Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iga Swiatek dan Elena Rybakina Menggila di Roland Garros 2026, Lawan Dibuat Tak Berkutik

Rury Anjas Andita • Senin, 25 Mei 2026 | 21:27 WIB
Iga Swiatek dan Elena Rybakina tampil dominan di babak pertama Roland Garros 2026 dengan kemenangan cepat dan statistik impresif. (Kolase/Instagram Roland Garros)
Iga Swiatek dan Elena Rybakina tampil dominan di babak pertama Roland Garros 2026 dengan kemenangan cepat dan statistik impresif. (Kolase/Instagram Roland Garros)

LombokPost – Dua unggulan teratas sektor putri langsung menunjukkan dominasinya di Roland Garros 2026. Iga Swiatek dan Elena Rybakina sama-sama tampil meyakinkan untuk melaju ke babak kedua dengan kemenangan telak.

Swiatek membuka kampanyenya di Paris dengan menghancurkan wild card Australia Emerson Jones 6-1, 6-2 hanya dalam waktu satu jam. Tidak lama berselang, Elena Rybakina mengikuti langkah tersebut dengan menumbangkan Veronika Erjavec 6-2, 6-2 di Court Philippe-Chatrier.

Bagi Swiatek, kemenangan itu semakin menegaskan statusnya sebagai ratu lapangan tanah liat generasi sekarang. Juara empat kali Roland Garros tersebut kini mengoleksi rekor 107 kemenangan dan hanya 18 kekalahan di level tur pada lapangan tanah liat.

Baca Juga: Tangis Marta Kostyuk di Roland Garros 2026, Tetap Menang Meski Dihantui Kabar Rudal di Ukraina

Sejak awal pertandingan, Swiatek langsung tampil agresif. Petenis Polandia itu merebut delapan poin pertama pertandingan, termasuk break tanpa kehilangan poin.

Total, Swiatek mencatatkan 17 winner sepanjang pertandingan, termasuk forehand keras yang menjadi penentu kemenangan pada match point kedua.

Meski begitu, Emerson Jones sempat menunjukkan perlawanan. Petenis 17 tahun itu berhasil memanfaatkan dua double fault Swiatek untuk mencuri break point.

Baca Juga: Arthur Fils Mundur dari Roland Garros 2026, Cedera Pinggul Gagalkan Duel Lawan Stan Wawrinka

Namun pengalaman dan kualitas Swiatek terlalu jauh untuk dikejar. Setelah sempat kehilangan servis, Swiatek langsung bangkit dan merebut tujuh game beruntun untuk mengontrol penuh jalannya pertandingan.

“Saya sangat senang dengan cara bermain saya hari ini. Dari awal hingga akhir pertandingan berjalan solid,” ujar Swiatek seusai laga.

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor luar biasa Swiatek di babak pertama Grand Slam menjadi 28 kemenangan dan hanya satu kekalahan sepanjang kariernya. Selanjutnya, Swiatek akan menghadapi Sara Bejlek yang sebelumnya mengalahkan finalis Roland Garros 2018 Sloane Stephens.

Baca Juga: Ultah Ke-39, Novak Djokovic Tetap Percaya Diri di Roland Garros: Saya Masih Punya Peluang Juara

Sementara itu, Elena Rybakina juga tampil sangat impresif meski skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan ketatnya pertandingan. Veronika Erjavec sempat memberikan tekanan besar di awal laga dan bahkan memiliki break point di beberapa game pertama.

Namun Rybakina tampil sangat tenang dalam momen-momen penting. Petenis Kazakhstan tersebut sukses menyelamatkan seluruh empat break point yang dihadapinya sepanjang pertandingan.

Salah satu momen penting terjadi saat kedudukan 1-1 ketika Erjavec unggul 40-0. Rybakina justru membalikkan keadaan dengan empat winner beruntun untuk merebut game tersebut.

Setelah itu, juara Grand Slam tersebut tidak lagi kehilangan momentum. Kekuatan servis menjadi senjata utama Rybakina. Ia memenangi 84 persen poin dari servis pertamanya, statistik yang menunjukkan efektivitas permainan agresifnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#Roland Garros 2026 #grand slam #roland garros #Elena Rybakina #Iga Swiatek