Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jannik Sinner Kejar Sejarah Besar di Roland Garros 2026, Bidik Rekor Eksklusif Nadal dan Djokovic

Rury Anjas Andita • Selasa, 26 Mei 2026 | 08:39 WIB
Jannik Sinner memburu sejarah di Roland Garros 2026 dengan peluang masuk klub elite Rafael Nadal dan Novak Djokovic sebagai No.1 dunia.
Jannik Sinner memburu sejarah di Roland Garros 2026 dengan peluang masuk klub elite Rafael Nadal dan Novak Djokovic sebagai No.1 dunia.

LombokPost – Jannik Sinner datang ke Roland Garros 2026 bukan hanya sebagai unggulan utama, tetapi juga pemburu sejarah besar tenis dunia.

Petenis Italia berusia 24 tahun itu berpeluang masuk ke dalam kelompok elite yang hanya dihuni enam legenda tenis dunia jika berhasil menjadi juara di Paris tahun ini.

Saat ini, hanya Bjorn Borg, Ivan Lendl, Jim Courier, Gustavo Kuerten, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic yang pernah memenangkan Roland Garros ketika berstatus sebagai petenis nomor satu dunia.

Baca Juga: Iga Swiatek dan Elena Rybakina Menggila di Roland Garros 2026, Lawan Dibuat Tak Berkutik

Kini, Sinner berpeluang menjadi nama ketujuh dalam daftar eksklusif tersebut. Status Sinner sebagai pemuncak PIF ATP Rankings membuat pencapaiannya nanti akan terasa semakin spesial bila sukses mengangkat trofi Coupe des Mousquetaires.

Dalam dua dekade terakhir, hanya tiga nama besar yang mampu melakukannya: Gustavo Kuerten, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.

Dominasi Nadal bahkan membuat rekornya di Roland Garros nyaris tak tersentuh dengan catatan 112 kemenangan dan hanya empat kekalahan sepanjang karier.

Baca Juga: Taylor Fritz Tersingkir di Roland Garros 2026, Dibuat Frustrasi Drop Shot Mematikan Nishesh Basavareddy

Namun tahun ini, banyak pihak menilai Sinner memiliki peluang besar untuk menorehkan sejarah baru. Petenis Italia tersebut datang ke Paris dengan modal luar biasa berupa 29 kemenangan beruntun, rekor terbaik dalam kariernya.

Selain itu, performanya di musim lapangan tanah liat juga sangat dominan setelah menjuarai Monte Carlo, Madrid, dan Roma. Rangkaian hasil impresif itu membuat Sinner disebut sebagai favorit utama juara Roland Garros 2026.

Motivasi Sinner juga semakin besar setelah kegagalan dramatis pada final tahun lalu. Pada Roland Garros 2025, ia sebenarnya sempat memegang tiga match point saat menghadapi Carlos Alcaraz di final.

Baca Juga: Novak Djokovic Lolos dari Tekanan di Roland Garros 2026, Langsung Bicara soal Kondisi Fisik

Namun Sinner akhirnya harus menyerah dalam salah satu pertandingan terbaik sepanjang sejarah Roland Garros. Kini, petenis Italia tersebut datang dengan misi menuntaskan rasa penasaran.

Tak hanya memburu gelar Roland Garros pertama, Sinner juga berpeluang menyelesaikan Career Grand Slam. Jika berhasil menjadi juara di Paris, ia akan menjadi petenis ketujuh dalam sejarah tenis putra yang mampu memenangi keempat turnamen Grand Slam.

Sebelumnya, Sinner sudah mengoleksi gelar Australian Open, Wimbledon, dan US Open. Perjalanan Sinner di Roland Garros sendiri terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mencapai perempat final pada 2020 sebelum kalah dari Rafael Nadal, kemudian semifinal pada 2024 usai dikalahkan Carlos Alcaraz, dan final pada 2025.

Baca Juga: Alexander Zverev Mulai Garang di Roland Garros 2026, Benjamin Bonzi Dibabat Tiga Set

Kini, dengan status petenis nomor satu dunia dan performa terbaik sepanjang karier, Roland Garros 2026 bisa menjadi panggung terbesar Jannik Sinner untuk mengukir sejarah baru tenis dunia.

Editor : Rury Anjas Andita
#Roland Garros 2026 #rafael nadal #Jannik Sinner #novak djokovic #roland garros