LombokPost – Perempat final Roland Garros 2026 menghadirkan duel menarik antara dua generasi berbeda. Sensasi muda Rusia, Mirra Andreeva, akan menghadapi petenis veteran Rumania, Sorana Cirstea, dalam laga yang mempertemukan masa depan tenis putri dengan salah satu pemain paling berpengalaman di tur.
Andreeva datang sebagai salah satu favorit untuk melangkah jauh di Paris. Petenis berusia 19 tahun itu telah mencapai perempat final Roland Garros dalam tiga musim berturut-turut dan terus menunjukkan perkembangan pesat sepanjang musim lapangan tanah liat tahun ini.
Di sisi lain, Cirstea menjalani kisah yang tak kalah menarik. Pada usia 36 tahun dan dalam musim yang disebut sebagai musim perpisahannya, petenis Rumania tersebut berhasil kembali menembus perempat final Roland Garros untuk pertama kalinya sejak 2009, atau setelah penantian selama 17 tahun.
Secara head-to-head, Andreeva unggul 1-0 atas Cirstea. Satu-satunya pertemuan mereka terjadi pada perempat final Linz 2026, ketika Andreeva menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 7-6(4), 4-6, 6-2.
Namun, pertandingan kali ini diprediksi akan berbeda. Jika duel sebelumnya berlangsung di lapangan keras indoor, kini keduanya akan bertarung di tanah liat Roland Garros yang menuntut kesabaran, stamina, dan konsistensi tinggi.
Cirstea tampil luar biasa sepanjang 2026. Selain merebut gelar di Cluj-Napoca, ia juga mencapai semifinal di Rouen dan Roma.
Baca Juga: Juara Bertahan Tumbang! Coco Gauff Disingkirkan Anastasia Potapova dalam Duel Sengit Roland Garros
Perjalanannya di Roland Garros tahun ini pun sangat meyakinkan. Dari empat pertandingan yang sudah dijalani, seluruhnya dimenangkan dalam dua set langsung. Bahkan tujuh dari delapan set yang dimenangkannya berakhir dengan lawan hanya mampu meraih tiga game atau kurang.
"Saya sekarang memiliki pengalaman dan kedewasaan yang jauh lebih besar dibandingkan saat mencapai perempat final pada 2009. Saya merasa menjadi pemain yang sangat berbeda," ujar Cirstea.
Ia mengaku menikmati setiap momen dalam perjalanan spesialnya di Paris tahun ini dan bersyukur masih mampu bersaing di level tertinggi menjelang akhir karier profesionalnya.
Meski usianya baru 19 tahun, Andreeva sudah menjelma menjadi salah satu kekuatan utama di lapangan tanah liat. Musim ini ia selalu mencapai minimal perempat final di setiap turnamen tanah liat yang diikutinya.
Andreeva juga meraih gelar di Linz serta menjadi finalis Madrid, menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten di WTA Tour musim ini.
Di Roland Garros 2026, ia hanya sekali dipaksa bermain tiga set. Selebihnya, Andreeva melaju mulus dengan kemenangan straight set. Tujuh set yang dimenangkannya bahkan berakhir dengan lawan hanya mampu merebut maksimal tiga game.
Catatan tersebut menunjukkan dominasi yang membuatnya layak dijagokan untuk kembali melangkah ke semifinal.
Pertandingan ini menghadirkan kontras yang menarik. Cirstea membawa bekal pengalaman hampir dua dekade di level elite tenis dunia, sementara Andreeva hadir dengan energi muda, kecepatan, dan kepercayaan diri tinggi.
Jika Cirstea mampu memanfaatkan pengalaman serta variasi permainan yang dimilikinya, peluang menciptakan kejutan tetap terbuka. Namun secara statistik dan performa musim ini, Andreeva sedikit lebih diunggulkan untuk melanjutkan langkahnya menuju empat besar Roland Garros.
Laga ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di perempat final karena mempertemukan pemain yang sedang menikmati musim terbaiknya dengan rising star yang terus membangun reputasi sebagai calon juara Grand Slam masa depan.
Pertandingan antara Mirra Andreeva melawan Sorana Cirstea akan digelar sore ini pukul 17.00 WITA.
Editor : Rury Anjas Andita