LombokPost – Ben Shelton akhirnya menuntaskan misinya meraih gelar pertama di lapangan rumput. Petenis Amerika Serikat itu keluar sebagai juara Stuttgart 2026 setelah mengalahkan kompatriotnya, Taylor Fritz, dengan skor 6-4, 2-6, 6-4 pada final BOSS OPEN, Ahad (15/6).
Kemenangan Ben Shelton menjadi penutup sempurna perjalanan beratnya di Stuttgart. Seluruh empat pertandingan yang dijalani petenis kidal berusia 23 tahun itu harus berakhir hingga set penentu, termasuk saat menghadapi Taylor Fritz di partai final.
Gelar tersebut merupakan trofi ATP Tour ketiga Shelton musim ini setelah sebelumnya menjuarai turnamen di Dallas dan Munich. Yang lebih istimewa, Ben Shelton kini menjadi petenis Amerika pertama sejak Sam Querrey pada 2010 yang mampu menjuarai turnamen ATP di tiga permukaan berbeda—lapangan keras, tanah liat, dan rumput—dalam satu musim.
Baca Juga: Emma Raducanu Mengamuk di Queen's, Menang Telak 6-0, 6-3; Marta Kostyuk Mundur karena Cedera
"Gelar ini sangat berarti bagi saya. Pekan ini sangat berat, saya benar-benar kelelahan. Mengalahkan pemain-pemain hebat, terutama Taylor yang merupakan salah satu petenis terbaik di lapangan rumput, memberi saya kepercayaan diri besar," ujar Shelton seusai pertandingan.
Servis Ben Shelton Jadi Kunci Kemenangan
Menghadapi juara bertahan Stuttgart, Taylor Fritz, Shelton tampil sangat tenang pada momen-momen krusial. Berdasarkan statistik ATP, ia berhasil menggagalkan seluruh tujuh break point yang dihadapi sepanjang pertandingan, termasuk lima peluang break pada dua set pertama.
Meski kehilangan set kedua dengan cukup telak, Shelton mampu mengembalikan ritme permainan pada set penentu. Servis keras dan pukulan forehand agresif menjadi senjata utama untuk menekan Fritz hingga akhirnya memastikan kemenangan dalam waktu satu jam 48 menit.
Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon dan Queen’s Club, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Penyebab
Hasil ini juga mempertegas dominasi Ben Shelton atas Taylor Fritz. Dari empat pertemuan mereka di ATP Tour, Shelton kini unggul 3-1 dalam rekor head-to-head.
Ben Shelton Semakin Percaya Diri Jelang Wimbledon
Kesuksesan di Stuttgart menjadi modal penting bagi Ben Shelton menghadapi musim lapangan rumput, termasuk Wimbledon yang tinggal menghitung hari.
Selama turnamen, Shelton menunjukkan mental juara dengan selalu mampu bangkit dalam pertandingan-pertandingan sulit. Sebelum final, ia lebih dulu melewati Marcos Giron, Sho Shimabukuro, dan Jiri Lehecka, seluruhnya melalui pertarungan tiga set.
"Saya tidak membuat semuanya menjadi mudah. Semua lawan bermain sangat bagus. Tapi mampu melewati pertandingan-pertandingan ketat seperti ini adalah langkah penting menuju level permainan yang saya inginkan di musim lapangan rumput," kata Shelton.
Langsung Fokus ke Halle, Ditantang Nick Kyrgios
Usai menjadi juara Stuttgart 2026, Ben Shelton tidak memiliki banyak waktu untuk merayakan keberhasilannya. Ia langsung melanjutkan persiapan menuju Terra Wortmann Open di Halle, Jerman.
Sebagai unggulan kedua, Shelton langsung mendapat ujian berat. Pada babak pertama ia dijadwalkan menghadapi mantan finalis Wimbledon, Nick Kyrgios, yang dikenal sangat berbahaya di lapangan rumput.
Editor : Rury Anjas Andita