LombokPost – Karolina Muchova kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu petenis paling berbahaya di WTA Tour. Petenis Republik Ceko itu sukses menyingkirkan Naomi Osaka dengan skor 7-6(4), 6-4 pada perempat final Wimbledon 2026, Selasa (14/7), sekaligus mengamankan tiket semifinal untuk pertama kalinya di All England Club.
Kemenangan dalam waktu 1 jam 40 menit tersebut menjadi kemenangan kedua beruntun Muchova atas Osaka setelah sebelumnya juga mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia itu pada final Bad Homburg beberapa pekan lalu.
Hasil ini juga membawa Muchova mencatat sejarah baru. Petenis berusia 29 tahun tersebut kini menjadi pemain aktif kedelapan yang berhasil mencapai semifinal tunggal putri di keempat turnamen Grand Slam, yakni Australian Open, Roland Garros, Wimbledon, dan US Open.
Baca Juga: Jannik Sinner Melaju ke Perempat Final Wimbledon 2026, Jan-Lennard Struff Jadi Tantangan Berikutnya
Tak hanya itu, Muchova juga menjadi petenis Ceko keempat di Era Terbuka yang menorehkan prestasi tersebut setelah Hana Mandlikova, Jana Novotna, dan Karolina Pliskova.
"Saya benar-benar gugup. Naomi adalah pemain luar biasa. Saya tahu saya tidak boleh kehilangan fokus karena dia bisa memanfaatkan setiap kesempatan," ujar Muchova seusai pertandingan.
Pecahkan Rekor Sempurna Naomi Osaka
Kemenangan ini memiliki arti lebih besar bagi Muchova karena berhasil mematahkan catatan sempurna Naomi Osaka di babak perempat final Grand Slam.
Sebelum kalah di Wimbledon kali ini, Osaka selalu menang dalam lima pertandingan perempat final Grand Slam yang dijalaninya. Namun, ketenangan dan permainan efektif Muchova mampu menghentikan rekor tersebut.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi petenis Ceko itu pada momen-momen penting. Muchova mencatat: 7 ace, 69 persen servis pertama masuk, 80 persen poin servis pertama dimenangkan, 24 winner, dan 67 persen poin di depan net berhasil dimenangkan.
Servis menjadi senjata utama Muchova sepanjang pertandingan. Setelah sempat kehilangan servis dua kali pada awal set pertama, ia tampil nyaris sempurna hingga pertandingan berakhir.
Tampil Tenang di Momen Krusial
Osaka mengawali pertandingan dengan agresif dan langsung merebut break pada game pembuka. Bahkan empat game pertama diwarnai aksi saling mematahkan servis.
Namun setelah kedudukan 2-2, Muchova mulai menemukan ritme permainannya. Kedua pemain sama-sama menjaga servis hingga tie-break.
Di momen penentuan itulah pengalaman Muchova berbicara. Ia memanfaatkan sejumlah kesalahan Osaka untuk unggul 6-2 sebelum akhirnya menutup set pertama lewat winner forehand yang tak mampu dikembalikan lawannya.
Baca Juga: Alexandra Eala Singkirkan Juara Bertahan Iga Swiatek, Lolos ke 16 Besar Wimbledon untuk Kali Pertama
Momentum tersebut berlanjut di set kedua. Muchova tampil semakin percaya diri. Ia berkali-kali mengandalkan ace untuk keluar dari tekanan sebelum akhirnya mematahkan servis Osaka pada game kesembilan yang menjadi titik balik kemenangan.
Saat melakukan servis untuk pertandingan, Muchova tampil tanpa cela dan mengakhiri laga dengan dua ace beruntun.
"Saya memang kehilangan servis dua kali di awal. Setelah itu saya mulai nyaman dan servis saya menjadi senjata utama saat poin-poin penting," kata Muchova.
Baca Juga: Lolos dari Ujian Jelena Ostapenko, Aryna Sabalenka Ditantang Naomi Osaka di Babak 16 Besar Wimbledon
Tantangan Berat Menanti Coco Gauff
Keberhasilan lolos ke semifinal membawa Muchova bertemu unggulan teratas Coco Gauff.
Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit. Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Gauff unggul telak 6-1 atas Muchova. Namun kemenangan terakhir menjadi milik petenis Ceko tersebut ketika mereka bertemu di Stuttgart awal musim ini.
Menariknya, kedua pemain juga pernah bertemu pada semifinal US Open 2023. Saat itu Gauff keluar sebagai pemenang sebelum akhirnya menjadi juara.
Kini Muchova berharap mampu membalas kekalahan tersebut dan melangkah ke final Wimbledon pertamanya.
"Saya tahu Coco adalah salah satu atlet terbaik di dunia tenis. Bermain melawannya selalu sulit. Tapi kami belum pernah bertemu di lapangan rumput, jadi saya rasa peluangnya lebih seimbang," ujar Muchova.
Editor : Rury Anjas Andita