LombokPost – Legenda tenis dunia Roger Federer kembali mengunjungi Rafa Nadal Academy di Mallorca, Spanyol. Kehadiran mantan petenis nomor satu dunia itu menjadi perhatian setelah ia menyambangi Rafa Nadal Museum: Inside the Legend, museum yang baru direnovasi dan menghadirkan perjalanan hidup serta karier luar biasa Rafael Nadal secara lebih interaktif.
Kunjungan Federer berlangsung sekitar satu tahun setelah kunjungan terakhirnya ke akademi milik rival lamanya tersebut. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Sebastian Nadal, Direktur Tenis Rafa Nadal Academy Gustavo Marcaccio, serta Manajer Rafa Nadal Museum Gonzalo Perez.
Federer tampak menikmati setiap sudut museum yang kini menghadirkan pengalaman audiovisual, koleksi memorabilia asli, hingga berbagai instalasi interaktif yang menceritakan perjalanan Nadal dari masa kecilnya di Mallorca hingga menjadi salah satu petenis terbaik sepanjang sejarah.
Baca Juga: Karolina Muchova Jalani Operasi Usai Final Wimbledon, Terancam Absen di Awal Hard-Court Swing
Salah satu area yang paling menarik perhatian Federer adalah ruang khusus yang didedikasikan untuk Big 3, yakni Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.
Di dalam ruangan tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi pribadi, statistik, hingga tayangan eksklusif yang mengabadikan rivalitas tiga ikon terbesar dalam sejarah tenis modern.
"Sangat menyenangkan melihat semuanya. Tempat ini luar biasa. Ada begitu banyak pekerjaan luar biasa di balik museum ini, tetapi yang paling terasa adalah sisi emosionalnya," ujar Federer usai berkeliling museum.
Baca Juga: Perjalanan Mengharukan Linda Noskova, Anak Desa yang Menjadi Juara Wimbledon 2026
Federer juga mengaku terkesan dengan perubahan besar dibandingkan museum versi sebelumnya yang pernah ia kunjungi.
"Saya masih ingat seperti apa museum ini pada awalnya. Sekarang benar-benar spektakuler. Tempat ini sangat istimewa. Selamat kepada seluruh tim, kalian melakukan pekerjaan yang fantastis," kata juara 20 Grand Slam tersebut.
Museum Inside the Legend resmi dibuka tahun ini sebagai pembaruan besar dari museum sebelumnya.
Pengunjung diajak mengikuti perjalanan Rafael Nadal sejak masa kecilnya di Mallorca hingga menjadi salah satu legenda tenis dunia dengan koleksi 22 gelar Grand Slam dan 36 gelar ATP Masters 1000.
Tak hanya memamerkan trofi dan perlengkapan pertandingan, museum ini juga menampilkan nilai-nilai yang membentuk karakter Nadal, seperti kerja keras, disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Konsep interaktif yang diterapkan membuat pengunjung dapat merasakan langsung perjalanan emosional sepanjang karier sang legenda Spanyol.
Rivalitas antara Roger Federer dan Rafael Nadal menjadi salah satu yang paling ikonik dalam sejarah olahraga. Sepanjang periode 2004 hingga 2019, keduanya saling berhadapan sebanyak 40 kali di ajang ATP Tour, termasuk di sejumlah final Grand Slam yang dikenang para pecinta tenis.
Dari seluruh pertemuan tersebut, Nadal unggul dengan 24 kemenangan, sementara Federer mencatatkan 16 kemenangan.
Kini, meski keduanya telah mengakhiri perjalanan sebagai rival di lapangan, hubungan mereka justru menjadi simbol sportivitas dan saling menghormati. Kehadiran Federer di museum Rafael Nadal semakin menegaskan eratnya persahabatan dua legenda yang telah mengubah wajah tenis dunia selama lebih dari satu dekade.
Museum baru tersebut pun diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wajib bagi para pencinta tenis yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan karier, prestasi, dan warisan besar Rafael Nadal.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : atptour.com