Aryna Sabalenka Bangkit Usai Gagal di Wimbledon, Bidik Kebangkitan pada Tur Hard Court di Kanada

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 23:33 WIB
Aryna Sabalenka siap bangkit usai gagal di Wimbledon. Petenis nomor satu dunia membidik hasil maksimal pada National Bank Open Toronto. (Photo by AFP)
Aryna Sabalenka siap bangkit usai gagal di Wimbledon. Petenis nomor satu dunia membidik hasil maksimal pada National Bank Open Toronto. (Photo by AFP)

LombokPost – Kekalahan mengejutkan di babak keempat Wimbledon 2026 menjadi pukulan telak bagi Aryna Sabalenka. Namun, petenis peringkat satu dunia itu memastikan telah melupakan kekecewaan tersebut dan siap memulai lembaran baru pada rangkaian turnamen lapangan keras.

Sabalenka akan mengawali misinya di National Bank Open 2026 di Toronto, Kanada, dengan menghadapi petenis Jepang Moyuka Uchijima pada babak kedua.

Setelah gagal memenuhi target di musim lapangan tanah liat dan rumput, juara empat gelar Grand Slam itu mengaku memiliki harapan besar untuk kembali bersinar di permukaan favoritnya.

Baca Juga: Naomi Osaka Blak-blakan Tak Ingin Terlalu Terkenal, Fokus Bangkit di Hard Court Usai Wimbledon 2026

"Saya punya harapan yang sangat besar untuk musim lapangan keras ini," ujar Sabalenka.

Usai tersingkir dari Wimbledon oleh Naomi Osaka, Sabalenka memilih menjauh sejenak dari dunia tenis. Ia menghabiskan waktu berlibur di Mykonos, Yunani, untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mental.

Menurutnya, jeda tersebut menjadi keputusan terbaik setelah menjalani paruh pertama musim yang sangat melelahkan.

Baca Juga: Juara Wimbledon 2026 Linda Noskova Melonjak ke Top 8 Race WTA Finals, Karolina Muchova Tembus Empat Besar

"Saya banyak menderita selama musim panas, baik secara fisik maupun mental. Liburan itu memang sangat saya butuhkan," ungkapnya.

Sabalenka mengaku kembali bersemangat setelah masa istirahat tersebut dan tidak sabar kembali ke lapangan untuk mengejar target pada sisa musim 2026.

Selain memulihkan kondisi mental, Sabalenka juga memanfaatkan jeda kompetisi untuk membangun ulang fondasi permainannya.

Baca Juga: Jannik Sinner Makin Kokoh di Ranking ATP, Keunggulan atas Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz Sulit Dikejar usai Juara Wimbledon 2026

Petenis asal Belarus itu mengatakan dirinya kembali fokus pada latihan-latihan dasar, terutama reli dari baseline, sebelum kembali menambahkan variasi seperti dropshot maupun serve and volley.

"Saya kembali ke dasar permainan. Banyak latihan reli, pukulan silang, dan memastikan permainan baseline saya kembali benar-benar solid. Setelah itu baru menambahkan variasi," jelasnya.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat permainan agresifnya kembali konsisten, terutama di lapangan keras yang selama ini menjadi permukaan favoritnya.

National Bank Open menjadi turnamen penting bagi Sabalenka. Tahun lalu ia absen sehingga tidak memiliki poin yang harus dipertahankan.

Baca Juga: Jannik Sinner Menjauh dari Carlos Alcaraz, Raih Gelar Besar ke-17 usai Juara Wimbledon 2026

Situasi itu membuka peluang besar bagi petenis berusia 28 tahun tersebut untuk menambah poin sekaligus memperkokoh posisinya di puncak peringkat dunia WTA.

Dengan pesaing terdekatnya, Elena Rybakina, terus membayangi dalam perburuan ranking dunia, performa Sabalenka di Kanada akan sangat menentukan sebelum memasuki rangkaian turnamen besar berikutnya, termasuk Cincinnati Open dan US Open.

Laga melawan Moyuka Uchijima akan menjadi ujian pertama apakah perubahan yang dilakukan Sabalenka selama masa jeda benar-benar mampu mengembalikan performa terbaiknya.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
National Bank Open 2026 Toronto Aryna Sabalenka wimbledon WTA 1000