Alexandra Eala Ukir Sejarah, Taklukkan Jessica Pegula dan Raih Gelar WTA Pertama di Washington DC

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 05:37 WIB
Alexandra Eala cetak sejarah usai kalahkan Jessica Pegula di final Washington DC. Petenis Filipina itu meraih gelar WTA pertamanya. (Photo: Getty Images via AFP)
Alexandra Eala cetak sejarah usai kalahkan Jessica Pegula di final Washington DC. Petenis Filipina itu meraih gelar WTA pertamanya. (Photo: Getty Images via AFP)

LombokPost – Alexandra Eala resmi mencatatkan namanya dalam sejarah tenis Filipina. Petenis berusia 20 tahun itu menjadi pemain pertama dari negaranya yang berhasil menjuarai turnamen WTA Tour setelah menumbangkan petenis peringkat tiga dunia Jessica Pegula dengan skor 4-6, 6-4, 6-0 pada final Mubadala DC Open.

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena Eala harus melewati final yang berlangsung selama dua hari akibat hujan deras yang memaksa pertandingan dihentikan.

Saat laga ditunda Minggu malam waktu setempat, Pegula sedang memimpin 6-4, 2-1. Namun ketika pertandingan kembali dilanjutkan, Eala tampil jauh lebih agresif dan mengambil alih kendali permainan.

Baca Juga: Alexandra Eala Singkirkan Elina Svitolina, Tantang Naomi Osaka di Semifinal Mubadala DC Open 2026

Dari posisi tertinggal 3-4 pada set kedua, petenis kidal itu menyapu sembilan gim secara beruntun. Bahkan pada set penentuan, Eala menang telak 6-0 dan hanya kehilangan delapan poin.

"Ini benar-benar 24 jam yang luar biasa," ujar Eala seusai pertandingan.

Ia mengaku penundaan pertandingan akibat hujan menjadi salah satu tantangan terbesar sepanjang kariernya.

Baca Juga: Alexandra Eala Singkirkan Juara Bertahan Leylah Fernandez, Bangkit dari Tertinggal 1-5 untuk Lolos ke Perempat Final DC Open 2026

"Saya merasa melakukan pemanasan berkali-kali. Tetapi saya mencoba mengambil pelajaran dari bagian pertama pertandingan dan menerapkannya saat laga dilanjutkan. Untungnya semuanya berjalan dengan baik," katanya.

Gelar di Washington menjadi penebusan sempurna bagi Eala. Pada final turnamen level WTA sebelumnya di Eastbourne tahun lalu, ia gagal menjadi juara meski sempat memiliki empat championship point sebelum akhirnya kalah dari Maya Joint.

Kali ini, Eala tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sepanjang turnamen, jalannya menuju trofi juga tidak mudah. Ia harus menyingkirkan sederet nama besar.

Baca Juga: Peringkat 1 WTA Diperebutkan di Toronto, Elena Rybakina Punya Peluang Gusur Aryna Sabalenka

Di antaranya juara Olimpiade 2024 Zheng Qinwen, juara bertahan Leylah Fernandez, unggulan kedua Elina Svitolina, hingga mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka sebelum akhirnya mengalahkan Jessica Pegula di partai puncak.

Kemenangan atas Pegula sekaligus menjadi kemenangan ketujuh Eala atas pemain Top 10 dunia sepanjang musim 2026. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan Elena Rybakina dan Elina Svitolina sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak atas penghuni 10 besar ranking WTA musim ini.

Berkat keberhasilan menjadi juara Washington DC Open, Eala juga diproyeksikan menembus Top 20 Peringkat WTA untuk pertama kalinya dalam kariernya.

"Di awal pekan saya sama sekali tidak membayangkan akan mengangkat trofi ini," ucapnya.

Baca Juga: Daftar Awal Ganda Campuran US Open 2026 Dirilis, Novak Djokovic Berduet dengan Aryna Sabalenka, Naomi Osaka Gandeng Kei Nishikori

Menurut Eala, undian turnamen kali ini merupakan salah satu yang tersulit sepanjang musim.

"Saya tahu sejak awal persaingannya sangat berat. Setiap pertandingan menghadirkan tantangan yang berbeda. Karena itu saya benar-benar bangga bisa melewati semuanya."

Keberhasilan di Washington menjadi bekal berharga bagi Eala menghadapi rangkaian turnamen lapangan keras berikutnya, termasuk WTA 1000 Toronto, Cincinnati Open, hingga US Open.

Baca Juga: Jannik Sinner dan Novak Djokovic Mundur dari Montreal Masters 2026, Fokus Jaga Kondisi Jelang US Open

Ia menilai permainannya terus berkembang sepanjang pekan kompetisi. "Saya merasa menyelesaikan turnamen ini dalam kondisi yang jauh lebih baik dibanding saat memulainya. Setiap pertandingan membuat saya berkembang dan belajar lebih banyak tentang diri saya sendiri."

"Kepercayaan diri saya meningkat. Sangat menyenangkan melihat semua latihan yang selama ini saya lakukan akhirnya benar-benar terlihat hasilnya di lapangan," tutup Eala.

 

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
DC Open 2026 Washington Open 2026 Alexandra Eala Jessica Pegula WTA 500