LombokPost – Pekan pembuka rangkaian hard-court Amerika Utara menghadirkan dua cerita besar di WTA Tour 2026. Alexandra Eala dan Kristina Liutova sama-sama mencetak sejarah setelah meraih gelar WTA pertama dalam karier mereka, yang langsung berdampak signifikan terhadap posisi di ranking dunia.
Alexandra Eala menjadi sorotan utama setelah sukses menjuarai Mubadala DC Open kategori WTA 500. Gelar bersejarah tersebut mengantarkan petenis Filipina berusia 21 tahun itu naik delapan tingkat ke peringkat 20 dunia dalam daftar terbaru PIF WTA Rankings, sekaligus menjadi petenis Filipina pertama yang mampu menembus jajaran Top 20 dunia.
Prestasi itu terasa semakin istimewa karena Eala menempuh jalur yang sangat berat menuju gelar juara. Sepanjang turnamen di Washington, ia harus mengalahkan sederet nama besar, mulai dari Zheng Qinwen, juara bertahan Leylah Fernandez, unggulan kedua Elina Svitolina, mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka, hingga unggulan pertama Jessica Pegula di partai final.
Baca Juga: Alexandra Eala Ukir Sejarah, Taklukkan Jessica Pegula dan Raih Gelar WTA Pertama di Washington DC
Kelima lawannya merupakan pemain elite, baik yang pernah tampil di final Grand Slam maupun penghuni peringkat 10 besar dunia. Bahkan Svitolina, Osaka, dan Pegula merupakan tiga unggulan teratas di Washington.
Catatan tersebut membuat Eala menjadi petenis pertama sejak Barbora Krejcikova di Dubai 2023 yang mampu menjuarai turnamen setelah menyingkirkan tiga unggulan teratas.
Kemenangan atas Zheng Qinwen dan Jessica Pegula juga membuat koleksi kemenangan Eala atas pemain Top 10 musim ini bertambah menjadi tujuh. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di WTA Tour 2026, sejajar dengan Elina Svitolina dan Elena Rybakina.
Baca Juga: Peringkat 1 WTA Diperebutkan di Toronto, Elena Rybakina Punya Peluang Gusur Aryna Sabalenka
Selain Eala, nama Kristina Liutova juga mencuri perhatian dunia tenis. Remaja berusia 16 tahun itu sukses menjuarai turnamen perdana WTA 250 Memphis. Gelar tersebut menjadikannya pemain kelahiran dekade 2010-an pertama yang berhasil meraih gelar juara WTA Tour.
Sebelum tampil di Memphis, Liutova bahkan belum pernah mengikuti babak kualifikasi turnamen WTA maupun menghadapi pemain Top 100 dunia. Namun, perjalanan debutnya berlangsung luar biasa.
Setelah lolos dari babak kualifikasi, Liutova menumbangkan unggulan pertama Ekaterina Alexandrova, Maya Joint, hingga Caty McNally untuk mengangkat trofi pertamanya.
Ia menjadi pemain ke-10 dalam sejarah WTA yang mampu menjuarai turnamen pada penampilan perdana di main draw level tur. Sebelumnya, pencapaian serupa terakhir dibukukan Maria Timofeeva di Budapest 2023.
Kesuksesan tersebut mengerek peringkat Liutova dari posisi 229 dunia menjadi peringkat 126 atau melonjak 103 tingkat sekaligus menandai debutnya di jajaran Top 200 dunia.
Turnamen Memphis juga membawa berkah bagi sejumlah petenis muda lainnya. Darja Vidmanova berhasil melaju hingga final dan kembali masuk Top 100 dunia. Petenis Republik Ceko berusia 23 tahun itu naik 22 peringkat ke posisi 92, yang menjadi ranking terbaik sepanjang kariernya.
Sementara itu, petenis Amerika Serikat Elvina Kalieva terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim 2026. Setelah menembus semifinal Memphis, Kalieva naik ke posisi 121 dunia, tertinggi dalam kariernya.
Petenis Meksiko Renata Zarazua juga menikmati kenaikan peringkat setelah mencapai semifinal. Ia kini berada di posisi 73 dunia usai naik 10 tingkat.
Dua turnamen WTA 125 yang berlangsung di Rumania dan Kanada juga menghasilkan juara baru. Laura Samson meraih gelar WTA 125 pertamanya di Targu Mures usai mengalahkan Kaitlin Quevedo pada partai final. Hasil tersebut membuat petenis Republik Ceko berusia 18 tahun itu melonjak ke peringkat 123 dunia.
Sementara di Vancouver, Taylah Preston sukses mengangkat trofi WTA 125 pertamanya setelah mengalahkan sesama petenis Australia, Maddison Inglis. Prestasi tersebut membawa Preston naik ke posisi 106 dunia, sementara Inglis melonjak ke peringkat 130.
Selain para juara, sejumlah pemain juga menikmati kenaikan signifikan dalam pembaruan ranking pekan ini. Liudmila Samsonova naik 15 peringkat ke posisi 55 setelah mencapai perempat final Washington.
Elisabetta Cocciaretto melonjak ke peringkat 59 usai menyingkirkan Clara Tauson dan Emma Navarro. Sementara mantan perempat finalis Wimbledon, Jule Niemeier, menjadi salah satu pemain dengan kenaikan terbesar setelah melonjak 110 peringkat ke posisi 415 usai menjuarai turnamen ITF W50 Knokke-Heist.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com