LombokPost – Iga Swiatek akhirnya memutus catatan buruk yang sempat menghantuinya. Petenis Polandia itu mengakhiri tujuh kekalahan beruntun dalam laga tiga set melawan pemain Top 20 setelah menundukkan Marta Kostyuk pada babak 16 besar National Bank Open 2026.
Swiatek harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 3-6, 6-1, 6-2 atas Kostyuk, Sabtu (8/8). Hasil tersebut sekaligus mengantarkan mantan petenis nomor satu dunia itu ke perempat final Toronto untuk kali kedua sepanjang kariernya.
Kemenangan ini terasa semakin penting karena Swiatek sempat berada dalam posisi sulit. Ia kehilangan set pertama meski dua kali lebih dulu unggul break.
Baca Juga: Marta Kostyuk Terharu Dapat Hadiah dari Bocah Penggemar di Toronto, Bidik Debut ke WTA Finals 2026
Namun, petenis yang telah mengoleksi enam gelar Grand Slam tersebut menunjukkan respons luar biasa. Swiatek meningkatkan agresivitas permainannya dan tidak lagi kehilangan servis sepanjang set kedua maupun ketiga.
"Saya tahu saya bisa bermain lebih baik," kata Swiatek seusai pertandingan.
Pada set kedua, Swiatek mengubah pendekatan dengan bermain lebih cepat dan lebih berat. Strategi tersebut membuat Kostyuk semakin kesulitan mengembangkan permainan.
Baca Juga: Peringkat 1 WTA Diperebutkan di Toronto, Elena Rybakina Punya Peluang Gusur Aryna Sabalenka
"Saya keluar di set kedua dengan bermain sedikit lebih cepat dan lebih berat, serta lebih menekan Marta. Saya tahu saya bisa tetap solid sambil melakukan itu," ujarnya.
Salah satu kunci kemenangan Swiatek adalah kemampuannya bertahan dalam situasi kritis.
Ia berhasil menyelamatkan sembilan break point sepanjang set kedua dan ketiga. Tiga di antaranya terjadi ketika Swiatek unggul 2-0, sementara tiga lainnya muncul ketika ia sedang melakukan servis untuk merebut set.
Drama belum berakhir ketika Swiatek mencoba menutup pertandingan. Gim terakhir berlangsung hingga lima kali deuce.
Swiatek bahkan harus menyelamatkan dua break point dan membutuhkan enam match point sebelum akhirnya memastikan kemenangan setelah bertarung lebih dari dua jam.
Kemenangan tersebut juga menjadi kemenangan pertama Swiatek atas pemain Top 20 sejak mengalahkan lawannya di Internazionali BNL d'Italia pada Mei lalu.
Sebaliknya, kekalahan tersebut menghentikan catatan impresif Kostyuk dalam pertandingan tiga set. Petenis Ukraina itu sebelumnya memenangkan tujuh pertandingan tiga set secara beruntun sejak kalah dari Elsa Jacquemot pada putaran pertama Australian Open Januari lalu.
Baca Juga: Cedera Pergelangan Tangan Belum Pulih, Carlos Alcaraz Mundur dari Cincinnati Open 2026
Di babak perempat final, Swiatek akan menghadapi tantangan dari unggulan ke-15 Diana Shnaider. Shnaider juga datang dengan modal kemenangan penting. Ia menumbangkan Jessica Pegula dengan skor 6-3, 6-3.
Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Shnaider atas Pegula setelah empat pertemuan sebelumnya selalu berakhir dengan kekalahan. Yang menarik, kemenangan Shnaider sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan dari Pegula pada semifinal Mubadala DC Open pekan lalu.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com