LombokPost – Elina Svitolina kembali menunjukkan mental juaranya di National Bank Open 2026. Sempat kehilangan set pertama, petenis Ukraina itu bangkit dan melibas Ekaterina Alexandrova untuk memastikan tiket semifinal turnamen WTA 1000 di Toronto.
Svitolina menang 3-6, 6-0, 6-3 dalam waktu 1 jam 33 menit, Senin malam waktu setempat. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor impresifnya menjadi 10 kemenangan beruntun di ajang WTA 1000.
Laga melawan Alexandrova sejatinya tidak berjalan mudah. Petenis asal Rusia itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menyingkirkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.
Baca Juga: Singkirkan Aryna Sabalenka, Ekaterina Alexandrova Tembus Perempat Final Toronto
Mengandalkan permainan agresif dari baseline, Alexandrova langsung menekan Svitolina sejak awal. Hasilnya, set pertama menjadi milik Alexandrova dengan skor 6-3.
Namun, situasi berubah drastis pada set kedua. Svitolina mulai menemukan ritme permainan. Pukulan dari baseline menjadi lebih konsisten, sementara servis Alexandrova mulai kehilangan efektivitas. Juara Toronto 2017 itu kemudian menyapu bersih set kedua 6-0.
Momentum tersebut terus dibawa Svitolina ke set penentuan. Ia melesat hingga unggul 5-1 dan hanya membutuhkan satu gim untuk menutup pertandingan.
Baca Juga: Iga Swiatek Putus Kutukan Tujuh Laga, Diana Shnaider Menanti di Perempat Final Toronto
Alexandrova sempat memberikan perlawanan dengan merebut dua gim beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5. Tetapi Svitolina tidak membiarkan momentum berbalik.
Ia langsung mematahkan servis Alexandrova pada gim kesembilan untuk memastikan kemenangan 6-3.
"Dia bermain sangat baik dan servisnya benar-benar sulit dikembalikan. Saya harus mencari peluang dan lebih fokus pada diri sendiri," kata Svitolina seusai pertandingan.
Baca Juga: Iga Swiatek Makin Ganas di Toronto, Hanya Butuh 66 Menit untuk Melaju ke-16 Besar National Bank Open
Menurut Svitolina, perubahan momentum terjadi ketika Alexandrova mulai memberikan lebih banyak servis kedua. Kondisi itu membuatnya lebih leluasa membangun serangan dan menguasai reli dari baseline.
"Saya menemukan permainan saya dan bisa bermain sangat baik dari baseline setelah itu," ujarnya.
Rekor Makin Mengilap
Kemenangan atas Alexandrova menambah panjang daftar statistik impresif Svitolina sepanjang 2026. Ia kini telah mengoleksi 10 kemenangan beruntun di turnamen WTA 1000, masing-masing enam kemenangan di Roma dan empat kemenangan di Toronto.
Svitolina juga mencatat kemenangan keempat dari lima pertemuan melawan Alexandrova di level WTA. Lebih dari itu, semifinal Toronto menjadi semifinal WTA 1000 keempat Svitolina sepanjang musim 2026. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak di antara seluruh petenis putri tahun ini.
Baca Juga: Sempat Nyaris Sapu Bersih, Iga Swiatek Tetap Melaju di Toronto Open Usai Jinakkan Sara Bejlek
Secara keseluruhan, Svitolina telah mencapai 16 semifinal WTA 1000 sepanjang kariernya. Catatan lain juga memperlihatkan betapa tangguhnya Svitolina dalam pertandingan panjang. Kemenangan atas Alexandrova membuat rekornya dalam laga tiga set pada 2026 menjadi 14-2.
Jumlah tersebut menyamai Jessica Pegula untuk posisi kedua terbanyak dalam kemenangan tiga set musim ini. Mereka hanya berada di belakang Coco Gauff yang telah membukukan 15 kemenangan dalam laga tiga set.
Svitolina juga mencatat kemenangan ke-25 di lapangan keras pada level WTA musim ini. Jumlah itu menyamai Sabalenka sebagai yang terbanyak di tur sepanjang 2026.
Tantang Swiatek
Di semifinal, Svitolina akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. Lawannya adalah unggulan ketujuh, Iga Swiatek. Swiatek memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan Diana Shnaider dua set langsung pada hari yang sama.
Pertemuan Svitolina kontra Swiatek dipastikan menarik. Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Swiatek masih unggul tipis 4-3.
Namun, Svitolina memiliki modal penting. Dua pertemuan terakhir mereka pada 2026 seluruhnya dimenangi Svitolina. Keduanya terjadi di Indian Wells dan Roma, dan sama-sama harus ditentukan melalui tiga set.
"Dia petarung hebat. Kami sudah sering bermain dan berlatih bersama, jadi kami tahu permainan masing-masing," ujar Svitolina.
Svitolina menyadari laga semifinal bakal menuntut kondisi fisik prima. Permainan Swiatek dikenal mampu memaksa lawan terlibat dalam reli panjang.
Baca Juga: Marta Kostyuk Terharu Dapat Hadiah dari Bocah Penggemar di Toronto, Bidik Debut ke WTA Finals 2026
"Yang penting bagi saya adalah tetap kuat secara fisik. Akan ada banyak reli panjang," katanya.
Svitolina juga memiliki waktu untuk mempersiapkan strategi. Ia menyebut satu hari jeda sebelum semifinal menjadi kesempatan berharga untuk mengevaluasi permainan dan menemukan pola yang tepat menghadapi Swiatek.
Menariknya, seluruh tujuh pertemuan sebelumnya antara Svitolina dan Swiatek terjadi di turnamen level WTA 1000 atau Grand Slam. Artinya, duel semifinal Toronto kembali mempertemukan dua petenis papan atas dalam panggung terbesar.
Baca Juga: Peringkat 1 WTA Diperebutkan di Toronto, Elena Rybakina Punya Peluang Gusur Aryna Sabalenka
Bagi Svitolina, kunci pertandingan bukan sekadar siapa yang memiliki pukulan lebih kuat. Menurutnya, pertarungan akan ditentukan oleh kemampuan membaca pola permainan dan menjaga fokus di setiap poin.
"Hal yang bisa saya kendalikan adalah pola pikir dan mengambil satu poin demi satu poin. Kami berada di level tertinggi tenis putri. Semua orang tahu cara memukul forehand dan backhand. Jadi, ini tentang menemukan pola yang tepat dan tampil sebaik mungkin pada hari pertandingan," tutur Svitolina.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com