LombokPost – Tommy Paul menunjukkan mental baja di Cincinnati Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu menyelamatkan satu match point sebelum menumbangkan unggulan teratas Alexander Zverev dalam laga dramatis, Rabu (13/8).
Paul menang 4-6, 7-6(6), 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 51 menit. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan petenis peringkat ke-24 dunia tersebut ke perempat final Cincinnati Open untuk kali pertama dalam kariernya.
Pertandingan sempat terhenti akibat hujan selama hampir 90 menit. Ketika kembali ke lapangan, Paul berada dalam posisi tertinggal 4-6, 3-4.
Baca Juga: Janice Tjen Tumbang, Mirra Andreeva Lolos dari Drama Sengit Cincinnati
Namun, situasi tersebut tidak membuat Paul kehilangan kendali. Ia terus menekan servis Zverev dan memanfaatkan setiap kesalahan yang dibuat petenis Jerman tersebut.
Momentum terbesar terjadi pada tie-break set kedua. Paul berada dalam posisi genting ketika Zverev mendapatkan match point pada kedudukan 6-5.
Alih-alih menyerah, Paul mampu bertahan. Zverev kemudian gagal mengontrol pukulan backhand sehingga kesempatan emas tersebut terbuang.
Baca Juga: Janice Tjen Lewati Drama 3 Jam 14 Menit, Enam Match Point Terlewat, Tetap Melaju di Cincinnati
Paul memanfaatkan momentum itu untuk merebut set kedua sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
"Saya tidak terlalu yakin," kata Paul ketika ditanya bagaimana dirinya mampu membalikkan keadaan.
Ia mengaku mulai lebih berani mengembalikan servis kedua Zverev dan memanfaatkan beberapa kesalahan ganda lawannya.
Baca Juga: Amanda Anisimova Bangkit di Cincinnati! Hentikan Alexandra Eala, Tantang Juara Wimbledon Linda Nosko
"Saya hanya mencoba memasukkan lebih banyak return. Dia memberi saya beberapa peluang dari servis kedua dan beberapa double fault. Itu sangat membantu," ujar Paul.
Drama belum berakhir di set ketiga. Zverev kembali berada di atas angin setelah unggul 4-2.
Namun, Paul menunjukkan daya juang luar biasa. Ia memenangkan empat gim beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus mengunci kemenangan.
Menurut catatan Infosys ATP Stats, Paul memenangkan 47 persen poin ketika mengembalikan servis kedua Zverev, atau 15 dari 32 poin.
Baca Juga: Naomi Osaka Mundur dari Cincinnati Open, Kelelahan Jadi Alasan Jelang US Open
Kemenangan tersebut juga memperbaiki rekor head-to-head Paul atas Zverev menjadi 3-1.
Bagi Paul, hasil ini menjadi pencapaian penting. Ia kini telah mengoleksi 50 penampilan di perempat final turnamen level ATP.
"Yang paling penting, saya bersenang-senang di lapangan," kata Paul.
Baca Juga: Draw Cincinnati Open 2026: Aryna Sabalenka-Naomi Osaka hingga Elena Rybakina-Iga Swiatek Berpotensi
Di babak delapan besar, Paul akan menghadapi Flavio Cobolli. Petenis Italia yang menjadi unggulan ketujuh itu lebih dulu menghentikan kejutan Rafael Jodar dengan kemenangan 4-6, 7-6(3), 6-3.
Pertemuan Paul dan Cobolli akan memperebutkan tiket ke semifinal Cincinnati Open 2026.
Sementara itu, tersingkirnya Zverev menambah daftar unggulan Top 10 yang gagal melangkah jauh di Cincinnati.
Baca Juga: Novak Djokovic Dapat Undian Berat di Cincinnati, Berpotensi Jumpa Jack Draper di Babak Ketiga
Di bagian atas undian, unggulan ke-21 Arthur Fils juga membuat kejutan dengan mengalahkan petenis peringkat kedelapan dunia Alex de Minaur 6-3, 6-4.
Fils menjadi petenis Prancis kedua setelah Jo-Wilfried Tsonga yang mampu mencapai lima perempat final Masters 1000 dalam satu musim.
Di perempat final, Fils akan menghadapi Thiago Agustin Tirante. Petenis Argentina itu melanjutkan perjalanan sensasionalnya setelah menyingkirkan Novak Djokovic pada babak kedua dan kini mengalahkan unggulan ke-14 Jakub Mensik 5-7, 6-4, 6-4.
Tirante pun menjadi salah satu dari hanya dua petenis Argentina aktif yang pernah mencapai perempat final Masters 1000, bersama Francisco Cerundolo.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : atptour.com