Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026, Tumbangkan Jessica Pegula dan Gabung Klub Eksklusif

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:21 WIB
Coco Gauff juara Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan Jessica Pegula 6-2, 6-4. Gauff kini sejajar Serena Williams dan Azarenka. (Getty Images via AFP)
Coco Gauff juara Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan Jessica Pegula 6-2, 6-4. Gauff kini sejajar Serena Williams dan Azarenka. (Getty Images via AFP)

LombokPost – Coco Gauff akhirnya mengakhiri penantian panjang. Petenis Amerika Serikat itu menjadi juara Cincinnati Open 2026 setelah tampil dominan dan menumbangkan Jessica Pegula 6-2, 6-4 dalam final sesama petenis Amerika, Senin (24/8) WIB.

Kemenangan tersebut bukan sekadar gelar pertama Gauff pada musim 2026. Ia juga berhasil masuk ke klub eksklusif juara dua kali Cincinnati Open, menyamai pencapaian Serena Williams dan Victoria Azarenka.

Gauff sebelumnya mengangkat trofi Cincinnati pada 2023. Pada tahun yang sama, ia kemudian melanjutkan momentum dengan merebut gelar Grand Slam pertamanya di US Open. Kini, tiga tahun berselang, Gauff kembali menjadi penguasa Cincinnati.

Baca Juga: Amanda Anisimova Tantang Jessica Pegula di Perempat Final Cincinnati, Misi Putus Rekor 0-5

Dominan Sejak Tersandung di Laga Pembuka

Perjalanan Gauff menuju gelar Cincinnati Open 2026 sempat dimulai dengan tidak sempurna. Ia kehilangan set pertama saat menghadapi Liudmila Samsonova pada pertandingan pembuka. Namun, setelah itu Gauff seperti menemukan tombol untuk mengubah permainan.

Petenis berusia 22 tahun tersebut menyapu 12 set berikutnya secara beruntun. Dalam rentang tersebut, Gauff hanya kehilangan 32 gim. Performa konsisten itu kemudian berlanjut di partai final.

Pegula Tak Berkutik di Final

Gauff langsung mengambil kendali pertandingan sejak awal. Dalam waktu kurang dari 30 menit, ia sudah memimpin 5-0. Pegula kemudian berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi Gauff tetap mampu mengamankan set pertama 6-2.

Baca Juga: Iga Swiatek Siap Balas Elena Rybakina, Duel Ulangan Final Toronto Menanti di Cincinnati Open

Dominasi tersebut berlanjut di set kedua. Gauff kembali unggul jauh hingga 5-2. Sempat gagal menutup pertandingan ketika melakukan servis pada gim kedelapan, ia tidak membiarkan Pegula mendapatkan kesempatan lebih besar.

Gauff langsung mematahkan servis Pegula di gim berikutnya dengan skor love untuk memastikan kemenangan. Pertandingan hanya berlangsung 1 jam 14 menit.

Pegula bahkan menggambarkan Gauff seperti "papan pantul" karena mampu mengembalikan hampir setiap serangan.

"Saya bahkan tidak merasa bermain buruk," ujar Pegula sambil bercanda dalam pidato sebagai runner-up.

Statistik Memihak Gauff

Dominasi Gauff terlihat jelas dari statistik pertandingan. Ia memenangkan 65 persen poin dari servis pertama, berbanding 47 persen milik Pegula.

Baca Juga: Singkirkan Alexander Zverev, Tommy Paul Melaju ke Perempat Final Cincinnati Open

Gauff juga sangat efektif memanfaatkan peluang break. Dari enam kesempatan, ia berhasil mengonversi lima break point.

Sebaliknya, Pegula hanya mampu membuat Gauff menghadapi deuce satu kali sepanjang pertandingan. Gauff juga terus memberikan tekanan dalam gim servis Pegula dengan memenangkan 32 poin.

Angka-angka tersebut memperlihatkan betapa sulitnya Pegula menemukan ritme permainan terbaiknya di final Cincinnati Open 2026.

Baca Juga: Sara Bejlek Bikin Kejutan Besar di Cincinnati, Aryna Sabalenka Tumbang dari Petenis Nomor 35 Dunia

Gabung Serena Williams dan Victoria Azarenka

Trofi Cincinnati Open 2026 membawa Gauff masuk dalam daftar juara istimewa. Ia kini menjadi salah satu dari hanya tiga petenis yang berhasil menjuarai Cincinnati Open dua kali, bersama legenda Amerika Serena Williams dan Victoria Azarenka.

Gelar pertama Gauff diraih pada 2023. Saat itu, kemenangan di Cincinnati menjadi bagian dari perjalanan luar biasa menuju gelar US Open pertamanya.

Kini, situasinya kembali menarik. Gauff datang ke New York sebagai juara Cincinnati dan membawa modal kepercayaan diri tinggi menjelang US Open 2026.

Gauff Tak Mau Terlena Jelang US Open

Meski performanya sangat meyakinkan di Cincinnati, Gauff tidak ingin menganggap gelar tersebut sebagai jaminan kesuksesan di US Open. Menurutnya, perjalanan menuju gelar Cincinnati memberikan sesuatu yang jauh lebih penting: kepercayaan terhadap kemampuan sendiri.

"Dengan setiap pertandingan, saya semakin percaya diri untuk mempercayai kerja keras yang sudah saya lakukan dalam latihan," kata Gauff.

Baca Juga: Marta Kostyuk Comeback di Cincinnati, Mirra Andreeva Dibikin Tak Berkutik di Set Kedua

Ia mengakui kondisi dirinya sekarang jauh berbeda dibandingkan musim lalu. "Saya merasa perjalanan ini panjang, tetapi saya bahagia. Pemain yang saya sekarang dan tahun lalu benar-benar seperti siang dan malam," ujar Gauff.

Gauff juga menegaskan bahwa gelar Cincinnati bukan jaminan dirinya akan kembali tampil luar biasa di New York. Namun, pengalaman menghadapi berbagai situasi sulit sepanjang turnamen diyakininya akan menjadi bekal berharga.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
Cincinnati Open 2026 juara Cincinnati Open 2026 klub ekslusif Jessica Pegula Coco Gauff