LombokPost – Anastasia Potapova sedang menikmati kebangkitan luar biasa. Petenis Austria itu yang sempat nyaris terlempar dari Top 100 WTA kini justru melangkah ke babak 16 besar US Open 2026.
Potapova memastikan tiket tersebut setelah menyingkirkan unggulan ke-10 sekaligus runner-up US Open 2025, Amanda Anisimova, dalam dua set langsung. Bertanding pada Sabtu, Potapova menang 6-2, 7-5 dalam waktu satu jam 39 menit.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Potapova di US Open. Untuk pertama kalinya dalam karier, petenis 25 tahun itu berhasil mencapai babak keempat turnamen Grand Slam di New York.
Baca Juga: Pusing dan Lihat Bintik, Auger-Aliassime Tumbang di US Open di Tangan Khachanov
Perjalanan menuju titik tersebut cukup panjang. Pada April lalu, peringkat Potapova sempat merosot hingga posisi ke-97 dunia. Kondisi tersebut membuatnya berada di ambang keluar dari Top 100.
Namun, beberapa bulan kemudian, situasinya berubah drastis. Potapova kini sudah kembali berada di jajaran Top 25 dunia dan terus menunjukkan performa yang semakin meyakinkan.
“Saya harus melalui semua tahun yang sudah saya jalani di tur, semua pertandingan yang pernah saya mainkan, dan belajar dari semuanya,” kata Potapova.
Baca Juga: Alexander Zverev Kembali Lolos dari Drama Lima Set, US Open Makin Panas
Menurutnya, pengalaman dan kematangan menjadi faktor penting dalam kebangkitan performanya.
“Kematangan benar-benar memainkan peran besar untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi,” sambungnya.
Singkirkan Runner-up US Open
Menghadapi Anisimova, Potapova langsung tampil agresif. Dia merebut set pertama 6-2. Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih ketat.
Anisimova sempat dua kali melakukan break dan berada dalam posisi menguntungkan. Namun, Potapova selalu mampu membalas break tersebut.
Petenis Austria itu kemudian mendapatkan momentum untuk menutup set kedua 7-5 sekaligus memastikan kemenangan.
Potapova mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan sepenuhnya sesuai rencana.
Baca Juga: Elena Rybakina Makin Dekat ke Takhta No. 1, Tinggal Tiga Kemenangan di US Open
“Sejujurnya, kami memiliki taktik sebelum pertandingan yang sebenarnya tidak terlalu cocok dengan permainan saya. Jadi, sejak awal memang tidak mudah,” ujarnya.
Namun, Potapova mampu menjalankan strategi tersebut dengan baik. “Cara saya menerapkan taktik itu, menurut saya, menjadi salah satu permainan terbaik yang pernah saya tampilkan,” katanya.
Kemenangan atas Anisimova juga menjadi kemenangan ketiga Potapova atas petenis Top 10 WTA sepanjang musim 2026.
Baca Juga: Kalah Set Pertama Tak Bikin Gentar, Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Ketiga US Open 2026
Dua kemenangan sebelumnya diraih di lapangan tanah liat. Potapova pernah mengalahkan Coco Gauff yang saat itu menempati peringkat keempat dunia di French Open, serta Elena Rybakina yang berstatus petenis nomor dua dunia di Madrid.
Kesuksesannya di New York juga menghasilkan catatan personal lainnya. Kemenangan atas Anisimova menjadi kemenangan Grand Slam kedelapan Potapova sepanjang musim 2026, jumlah terbanyak dalam satu musim sepanjang kariernya.
Andreeva Sudah Menanti
Langkah Potapova di US Open 2026 belum berhenti. Di babak keempat, dia akan menghadapi unggulan kelima Mirra Andreeva.
Andreeva melaju setelah mengalahkan petenis Ceko Nikola Bartunkova 6-2, 7-6(5). Kemenangan tersebut menjadi sejarah baru bagi Andreeva. Untuk pertama kalinya, dia mencapai babak keempat US Open.
Petenis muda tersebut juga mencatat kemenangan Grand Slam ke-14 sepanjang musim 2026. Jumlah itu melewati catatan terbaiknya sebelumnya, yakni 13 kemenangan Grand Slam dalam satu musim yang dibuat tahun lalu.
Dalam catatan kemenangan tur level, Andreeva juga telah mengoleksi 43 kemenangan sepanjang musim 2026. Itu menjadi jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim sepanjang kariernya.
Baca Juga: Dua Pekan, Dua Kemenangan! Marta Kostyuk Kembali Tumbangkan Sloane Stephens di US Open
Hanya Jessica Pegula dan Elena Rybakina yang memiliki jumlah kemenangan main draw WTA lebih banyak pada musim ini. Potapova sebenarnya memiliki modal sejarah yang cukup menarik sebelum menghadapi Andreeva.
Dalam empat pertemuan sebelumnya, Potapova unggul satu kemenangan berbanding tiga milik Andreeva. Potapova memenangkan pertemuan pertama mereka di Monastir pada 2022.
Namun, tiga duel terakhir menjadi milik Andreeva. Dia mengalahkan Potapova di Wimbledon 2023, US Open 2025, dan Linz 2026.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Menggila di US Open, 24 Winners Hancurkan Polina Iatcenko dalam 53 Menit
Potapova pun menyadari pertandingan berikutnya akan menghadirkan tantangan berbeda.
“Bagus karena ini bukan pertama kalinya kami bertemu. Saya pikir pengalaman dari pertemuan sebelumnya akan membantu,” kata Potapova.
“Tetapi ini pertandingan yang benar-benar berbeda. Saya percaya pengalaman dari masa lalu bisa membantu saya di masa depan,” lanjutnya.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com