Gila! Zheng Qinwen Balikkan Keadaan dari 0-5, Selamatkan Match Point dan Singkirkan Keys

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 08:27 WIB
Zheng Qinwen bangkit dari tertinggal 0-5 dan selamatkan match point untuk menyingkirkan Madison Keys di US Open 2026. (Photo Getty Images via AFP)
Zheng Qinwen bangkit dari tertinggal 0-5 dan selamatkan match point untuk menyingkirkan Madison Keys di US Open 2026. (Photo Getty Images via AFP)

LombokPost – Pertandingan nyaris menjadi akhir perjalanan Zheng Qinwen di US Open 2026. Tertinggal 0-5 pada set penentuan dan kemudian menghadapi match point, petenis Tiongkok itu justru menciptakan comeback luar biasa.

Zheng menyelamatkan match point sebelum merebut tujuh gim terakhir secara beruntun untuk menumbangkan unggulan ke-22 Madison Keys dengan skor 1-6, 7-6(3), 7-5 dalam waktu dua jam 28 menit.

Kemenangan dramatis di Grandstand, Sabtu waktu setempat, tersebut mengantarkan Zheng ke babak keempat US Open. Bukan hanya itu. Peraih medali emas Olimpiade tersebut kini sudah mengoleksi enam kemenangan beruntun di New York, setelah memulai perjalanan dari babak kualifikasi.

Baca Juga: Sabalenka Makin Tak Terbendung di US Open, 16 Kemenangan Beruntun Jadi Bukti

“Setelah operasi, semuanya tidak mudah. Rasanya saya kehilangan sedikit energi ketika berada di lapangan tenis,” kata Zheng seusai pertandingan.

“Saya melalui tiga, empat, bahkan lima bulan yang sangat sulit. Tetapi kami terus bekerja sangat keras dan akhirnya kerja keras itu sedikit terbayar,” sambungnya.

Kebangkitan tersebut terasa semakin istimewa karena Zheng sempat terpuruk dalam beberapa bulan terakhir. Setelah menjalani operasi siku, dia kesulitan meraih kemenangan beruntun. Peringkatnya bahkan sempat merosot hingga posisi 160 dunia.

Baca Juga: Pusing dan Lihat Bintik, Auger-Aliassime Tumbang di US Open di Tangan Khachanov

Zheng kemudian memasuki US Open 2026 dengan peringkat 121 dunia. Kini, dia justru sudah berada di babak keempat.

Tujuh Gim Beruntun yang Mengubah Segalanya

Awal pertandingan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa Zheng akan menciptakan comeback spektakuler.

Keys tampil dominan dan merebut set pertama dengan cepat, 6-1, hanya dalam 23 menit. Petenis Amerika Serikat itu bahkan memenangi 20 dari 23 poin terakhir pada set pembuka.

Memasuki set kedua, Zheng mulai menemukan permainan terbaiknya. Dia memberikan tekanan lebih besar terhadap servis Keys dan menciptakan sejumlah peluang break. Zheng akhirnya berhasil mematahkan servis lawannya untuk memimpin 5-3.

Namun, Keys tidak menyerah. Mantan juara Australian Open tersebut membalas dengan melakukan break dan menyamakan kedudukan menjadi 5-4. Keys kemudian memaksa pertandingan berlanjut ke tie-break.

Pada fase tersebut, Zheng justru tampil lebih tenang. Dia merebut enam dari tujuh poin terakhir, termasuk melalui tiga pukulan winner, untuk memenangkan tie-break 7-3 dan memaksakan set penentuan.

Baca Juga: Alexander Zverev Kembali Lolos dari Drama Lima Set, US Open Makin Panas

Drama sesungguhnya baru dimulai. Keys langsung melesat dan membangun keunggulan 5-0. Zheng berada di ambang kekalahan.

Bahkan ketika Keys memegang servis pada kedudukan 5-1, Zheng menghadapi match point. Satu poin lagi dan perjalanan Zheng di US Open akan berakhir. Namun, Zheng menolak menyerah.

Dia menyelamatkan match point, kemudian perlahan mengubah arah pertandingan. Kesalahan mulai muncul dari raket Keys, sementara Zheng semakin percaya diri.

Baca Juga: Elena Rybakina Makin Dekat ke Takhta No. 1, Tinggal Tiga Kemenangan di US Open

Tujuh gim berikutnya menjadi milik Zheng. Dari tertinggal 0-5, dia membalikkan keadaan hingga menang 7-5.

“Dia memulai set ketiga dengan sangat baik. Dalam tiga gim pertama, saya merasa benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa,” ujar Zheng.

“Tetapi setelah saya memenangkan gim pertama di set ketiga, saya melihat ada sedikit keraguan. Dia mulai melakukan beberapa kesalahan dan saya mulai berpikir, ‘Saya harus tetap di sana, terus berjuang, jangan menyerah, dan lihat apa yang terjadi,’” lanjutnya.

 

Comeback yang Menghidupkan Zheng

Kemenangan atas Keys menjadi kemenangan kedua Zheng dalam tiga pertemuan terakhir mereka. Setelah kalah pada pertemuan pertama di Washington 2023, Zheng kini memenangi dua duel berikutnya.

Yang lebih penting, kemenangan tersebut membuat Zheng menjadi petenis kualifikasi pertama yang mencapai babak keempat tunggal putri US Open sejak Emma Raducanu pada 2021.

Raducanu bahkan melanjutkan perjalanannya hingga merebut gelar juara. Tentu, Zheng masih memiliki perjalanan panjang jika ingin mengulangi kisah tersebut.

Baca Juga: Kalah Set Pertama Tak Bikin Gentar, Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Ketiga US Open 2026

Tantangan berikutnya bahkan jauh lebih berat. Dia akan menghadapi unggulan kedelapan sekaligus mantan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek. Bagi Zheng, setidaknya situasinya kini jauh lebih baik dibandingkan ketika memasuki turnamen.

Sementara bagi Keys, kekalahan tersebut menjadi pukulan telak. Keys sempat hanya berjarak satu poin dari babak keempat. Namun, keunggulan 5-0 di set ketiga dan match point yang dimilikinya tidak cukup untuk menghentikan kebangkitan Zheng.

“Saya memulai dengan keunggulan yang sangat bagus. Kemudian saya benar-benar takut dan tidak bisa mengayunkan raket,” kata Keys.

Baca Juga: Dua Pekan, Dua Kemenangan! Marta Kostyuk Kembali Tumbangkan Sloane Stephens di US Open

“Tenis terasa sangat sulit saat ini. Saya merasa itu akhirnya menguasai diri saya,” sambungnya.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
US Open 2026 hasil US open madison keys us open zheng qinwen