LombokPost – Elena Rybakina akhirnya merebut takhta nomor satu dunia. Petenis Kazakhstan itu memastikan diri menjadi penguasa baru PIF WTA Rankings setelah melakukan comeback dramatis untuk menyingkirkan Zheng Qinwen di perempat final US Open 2026.
Unggulan kedua tersebut mengalahkan Zheng dengan skor 3-6, 6-1, 6-4 dalam pertarungan selama 2 jam 14 menit.
Kemenangan itu mengantarkan Rybakina ke semifinal US Open untuk pertama kalinya sekaligus mengakhiri masa 99 pekan Aryna Sabalenka di puncak ranking dunia.
Baca Juga: Singkirkan Naomi Osaka di US Open, Elena Rybakina Selangkah Lagi Jadi Nomor 1 Dunia
Rybakina akan menjadi petenis nomor satu dunia ke-30 dalam sejarah WTA pada daftar peringkat pekan depan.
Comeback di Saat Genting
Zheng sempat berada dalam posisi sangat menguntungkan pada set ketiga. Saat kedudukan 4-3, Rybakina menghadapi break point yang bisa membuat Zheng melakukan servis untuk memenangkan pertandingan.
Namun, Rybakina menunjukkan keberanian luar biasa. Dia maju ke depan net dan berhasil menyelamatkan peluang tersebut.
Baca Juga: Sportivitas di Tengah Drama! Mirra Andreeva Tembus Perempat Final US Open
Momen itu menjadi titik balik pertandingan. Rybakina kemudian merebut enam poin beruntun dan memenangkan tiga gim berturut-turut untuk membalikkan keadaan. Set ketiga akhirnya menjadi miliknya dengan skor 6-4.
Comeback tersebut mengingatkan pada final Australian Open Januari lalu. Saat itu, Rybakina juga bangkit dalam set penentuan melawan Sabalenka dengan merebut enam dari tujuh gim terakhir setelah tertinggal 0-3.
Zheng Kembali Jadi Korban Comeback
Menariknya, kemenangan atas Zheng menjadi comeback ketiga Rybakina atas petenis China tersebut sepanjang 2026. Keduanya sebelumnya bertemu di Doha dan Madrid. Dalam dua pertandingan tersebut, Rybakina juga harus kehilangan set pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan.
Di Doha, Rybakina menang 4-6, 6-2, 7-5. Sedangkan di Madrid, dia kembali menang setelah tertinggal 0-1 set dengan skor 4-6, 6-4, 6-3.
Kini, Rybakina semakin dominan dalam rekor pertemuan mereka. Dia memimpin head-to-head atas Zheng dengan skor 5-1.
Baca Juga: Tertinggal 0-5, Zheng Qinwen Comeback dan Singkirkan Swiatek di US Open
Namun, kali ini taruhannya jauh lebih besar. Kemenangan di US Open bukan hanya mengantarkan Rybakina ke semifinal, tetapi juga memastikan takhta nomor satu dunia menjadi miliknya.
Sabalenka Kehilangan Takhta
Rybakina datang ke US Open sebagai salah satu dari empat petenis yang masih berpeluang mengakhiri turnamen sebagai nomor satu dunia.
Setelah memastikan tiket semifinal, seluruh persaingan tersebut praktis berakhir. Rybakina menjadi pemain yang berhasil mengamankan posisi teratas.
Baca Juga: Tertinggal 0-5, Zheng Qinwen Comeback dan Singkirkan Swiatek di US Open
Sebaliknya, Sabalenka harus mengakhiri masa 99 pekan sebagai nomor satu dunia. Jessica Pegula dan Coco Gauff juga masih harus menunggu kesempatan untuk mencapai posisi puncak ranking WTA.
Bagi Rybakina, pencapaian ini menjadi salah satu tonggak terbesar dalam kariernya.
Semifinal US Open Pertama
Tidak hanya merebut ranking nomor satu dunia, Rybakina juga mencatat sejarah pribadi di Flushing Meadows. Kemenangan atas Zheng mengantarkannya ke semifinal US Open untuk pertama kalinya.
Ini menjadi semifinal Grand Slam kelima dalam karier Rybakina sekaligus pertama kalinya dia mencapai semifinal di lebih dari satu turnamen major dalam satu musim.
Sebelumnya, Rybakina juga berhasil menembus semifinal Grand Slam lainnya pada 2026.
Baca Juga: Pegula Singkirkan Cirstea, tapi Justru Beri Hormat untuk Sang Veteran di US Open
Rekor Rybakina sepanjang musim ini kini menjadi 47 kemenangan dan 13 kekalahan. Hanya Jessica Pegula yang memiliki jumlah kemenangan di level tur lebih banyak, yakni 50 kemenangan dengan 12 kekalahan.
Rybakina kini tinggal dua kemenangan lagi dari gelar US Open pertamanya.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com