Alexander Zverev ke Final US Open, Selangkah Lagi Raih Grand Slam Kedua Tahun Ini

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 06:44 WIB
Alexander Zverev kalahkan Karen Khachanov dalam dua tiebreak dramatis untuk melaju ke final US Open 2026 dan memburu Grand Slam kedua. (Instagram Alexander Zverev)
Alexander Zverev kalahkan Karen Khachanov dalam dua tiebreak dramatis untuk melaju ke final US Open 2026 dan memburu Grand Slam kedua. (Instagram Alexander Zverev)

LombokPost – Alexander Zverev semakin dekat dengan gelar Grand Slam keduanya tahun ini. Unggulan pertama itu berhasil menembus final US Open 2026 setelah melewati perlawanan sengit Karen Khachanov dalam pertandingan dramatis.

Bermain di New York, Jumat, Zverev mengalahkan petenis Rusia tersebut dengan skor 6-3, 7-6 (7), 7-6 (6). Pertandingan semifinal US Open itu berlangsung selama 2 jam 56 menit.

Dua tiebreak menjadi penentu kemenangan Zverev. Petenis Jerman tersebut mampu menjaga ketenangan dalam situasi kritis untuk mengamankan tiket ke final Grand Slam keenam sepanjang kariernya.

Baca Juga: Shelton Menang dalam Drama 4,5 Jam, Alcaraz Gagal Pertahankan Gelar US Open

Bagi Zverev, ini merupakan final US Open keduanya setelah sebelumnya mencapai partai puncak pada 2020. Saat itu, ia harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mengangkat trofi.

Bangkit Setelah Awal Sulit

Perjalanan Zverev menuju final US Open 2026 terbilang luar biasa. Ia sempat berada hanya dua poin dari kekalahan pada pertandingan babak pertama dan kembali membutuhkan lima set pada babak kedua.

Namun, memasuki pekan kedua, permainan Zverev semakin solid. Setelah melewati Alejandro Tabilo, Luciano Darderi, dan Botic van de Zandschulp tanpa kehilangan set, Zverev kembali menunjukkan konsistensinya saat menghadapi Khachanov.

Baca Juga: Sabalenka Bangkit dari Tertinggal, Selangkah Lagi Ukir Hattrick US Open

Pada set pertama, Zverev mendapatkan momentum setelah memanfaatkan peluang break pertamanya untuk unggul 5-3. Ia kemudian merebut lima gim beruntun dan mengamankan set pembuka 6-3.

Khachanov, yang tampil di semifinal Grand Slam untuk ketiga kalinya, memberikan perlawanan lebih keras pada set kedua.

Zverev bahkan sempat berada dalam posisi sulit ketika melakukan double fault dan gagal memanfaatkan peluang di depan net. Saat tertinggal 15/30 dalam posisi servis pada kedudukan 4-5, ia mampu menghasilkan tiga poin berkualitas untuk keluar dari tekanan.

Dua Tiebreak Jadi Penentu

Drama semakin memuncak pada tiebreak set kedua. Zverev sempat tertinggal 3-5. Namun, unggulan pertama itu mampu membalikkan keadaan dengan memenangkan enam dari delapan poin berikutnya.

Salah satu momen penting terjadi dalam reli panjang 34 pukulan pada set point. Zverev akhirnya memenangkan tiebreak 9-7 dan hanya membutuhkan satu set lagi untuk mencapai final.

Khachanov kembali memberikan perlawanan pada set ketiga. Pertandingan pun kembali harus ditentukan melalui tiebreak.

Baca Juga: Singkirkan Naomi Osaka di US Open, Elena Rybakina Selangkah Lagi Jadi Nomor 1 Dunia

Zverev sekali lagi menunjukkan mental kuat. Sempat tertinggal dan menghadapi dua set point saat kedudukan 4-6, ia mampu menyelamatkan keduanya sebelum akhirnya merebut tiebreak 8-6.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Zverev melaju ke final US Open tanpa kehilangan set sejak babak ketiga.

Bidik Grand Slam Kedua

Final US Open 2026 akan menjadi final Grand Slam ketiga Zverev sepanjang musim ini. Sebelumnya, ia berhasil menjadi juara Roland Garros untuk meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya, kemudian melaju ke final Wimbledon.

Baca Juga: Sportivitas di Tengah Drama! Mirra Andreeva Tembus Perempat Final US Open

Kini, hanya empat bulan setelah akhirnya memecahkan kebuntuan di Grand Slam, Zverev kembali berada di ambang gelar major keduanya. Petenis berusia 29 tahun itu juga memiliki catatan luar biasa di turnamen Grand Slam sepanjang 2026. Dari 26 pertandingan, ia hanya menelan dua kekalahan.

Kemenangan atas Khachanov turut membuat Zverev menyamai Jannik Sinner di puncak PIF ATP Live Race To Turin dengan koleksi 7.950 poin. Persaingan tersebut menjadi salah satu indikator perebutan posisi ATP Year-End No. 1.

Zverev juga menjadi petenis putra ke-12 sejak 1978 yang mampu mencapai final Grand Slam di tiga permukaan berbeda dalam satu musim. Di final US Open, Zverev akan menghadapi pemenang semifinal antara Ben Shelton dan Frances Tiafoe.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : atptour.com
final US open US Open 2026 alexander zverev grand slam us open