LombokPost – Persaingan sengit bakal tersaji di Wuhan Open 2026. Seluruh petenis yang menghuni Top 10 PIF WTA Rankings dipastikan tampil dalam turnamen WTA 1000 tersebut bulan depan.
Elena Rybakina, yang baru saja merebut gelar US Open sekaligus naik ke posisi World No. 1, akan memimpin daftar peserta Wuhan Open.
Juara US Open itu akan bersaing dengan sejumlah nama besar, termasuk Aryna Sabalenka, Jessica Pegula, Coco Gauff, Mirra Andreeva, Linda Noskova, Elina Svitolina, Karolina Muchova, Iga Swiatek, dan Marta Kostyuk.
Baca Juga: Juara US Open dan No. 1 Dunia, Elena Rybakina Kini Lolos ke WTA Finals
Tak hanya Top 10 WTA, mayoritas petenis yang berada di Top 25 dunia juga akan meramaikan Wuhan Open 2026. Satu-satunya pengecualian adalah Victoria Mboko yang masih menjalani pemulihan akibat cedera lutut kiri yang dialaminya pada musim panas.
Turnamen Wuhan Open merupakan turnamen level WTA 1000 kedua dari dua ajang WTA 1000 yang digelar secara beruntun dalam kalender WTA Tour Driven by Mercedes-Benz.
Wuhan Open 2026 akan menggunakan format undian tunggal 56 pemain. Komposisinya terdiri atas 43 pemain yang lolos langsung, delapan pemain kualifikasi, empat wildcard, dan satu special exemption.
Baca Juga: Alexander Zverev Salip Jannik Sinner di Puncak Live Race Usai Juara US Open
Empat pemain terakhir yang masuk melalui jalur direct entry adalah Daria Snigur, Yuliia Starodubtseva, Cristina Bucsa, dan Karolina Pliskova. Sementara itu, empat pemain pertama dalam daftar alternatif main draw adalah Lilli Tagger, Anhelina Kalinina, Mayar Sherif, dan Tamara Korpatsch.
Gauff Datang sebagai Juara Bertahan
Coco Gauff akan menjadi salah satu pusat perhatian di Wuhan Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu berstatus juara bertahan setelah memenangi edisi tahun lalu tanpa kehilangan satu set pun.
Dalam perjalanannya menuju gelar, Gauff mengalahkan unggulan ketujuh Jasmine Paolini pada semifinal. Di partai final, Gauff kemudian menundukkan unggulan keenam sekaligus rekan senegaranya, Jessica Pegula.
Gauff sebelumnya juga mencapai semifinal Wuhan Open pada edisi dua tahun lalu. Namun, langkahnya terhenti setelah dikalahkan Aryna Sabalenka.
Dengan catatan tersebut, Gauff datang ke Wuhan dengan rekor 8-1 sepanjang kariernya di turnamen tersebut.
Sabalenka Punya Rekor Istimewa
Selain Gauff, Aryna Sabalenka juga memiliki sejarah kuat di Wuhan Open. Petenis yang kini menempati peringkat kedua dunia itu merupakan juara tiga kali Wuhan.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Akui Elena Rybakina Lebih Baik di Final US Open
Sabalenka meraih gelar secara beruntun pada 2018 dan 2019. Setelah Wuhan Open absen selama empat tahun, turnamen tersebut kembali masuk kalender WTA pada 2024 dan Sabalenka langsung kembali menjadi juara.
Rekor Sabalenka di Wuhan pun sangat impresif. Ia memiliki catatan 20 kemenangan dan hanya satu kekalahan. Satu-satunya kekalahan Sabalenka terjadi saat menghadapi Pegula di semifinal Wuhan Open tahun lalu.
Kehadiran Rybakina, Sabalenka, Pegula, Gauff, dan Swiatek membuat persaingan Wuhan Open 2026 diprediksi menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender WTA 1000.
Baca Juga: Zverev Juara US Open, Gelar Grand Slam Kedua dalam Satu Musim
Perebutkan 1.000 Poin
Selain gelar bergengsi, Wuhan Open 2026 juga menawarkan hadiah besar bagi para pemain. Juara Wuhan akan mendapatkan 1.000 poin peringkat WTA, sama seperti turnamen WTA 1000 lainnya.
Sang juara juga akan membawa pulang hadiah uang sebesar 665 ribu dolar AS.
Pertandingan babak pertama Wuhan Open 2026 dijadwalkan dimulai pada Senin, 12 Oktober. Turnamen berlangsung hingga Minggu, 18 Oktober.
Undian utama Wuhan Open 2026 akan diumumkan pada Sabtu, 10 Oktober.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com