LombokPost - Leylah Fernandez akhirnya menemukan jalan menuju semifinal pertamanya pada musim 2026. Petenis unggulan keenam itu menyingkirkan unggulan pertama Mirra Andreeva pada perempat final WTA Singapore Tennis Open.
Fernandez menang 6-2, 7-5 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 32 menit, Jumat.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting Fernandez musim ini. Selain memastikan tiket semifinal, petenis Kanada itu juga kembali menunjukkan dominasinya atas Andreeva di lapangan keras.
Baca Juga: Jessica Pegula Mundur dari Singapore Tennis Open 2026, Usai Jalani Jadwal Padat
Sebelumnya, Fernandez sudah dua kali menghadapi Andreeva di lapangan keras. Pertemuan di Hong Kong pada 2023 dan Toronto tahun ini sama-sama dimenangi Fernandez.
Sebaliknya, Andreeva unggul dalam dua pertemuan mereka di lapangan tanah liat.
Fernandez Langsung Tancap Gas
Fernandez langsung mendapat tekanan pada gim ketiga set pertama. Dia harus menyelamatkan dua break point sebelum berbalik menekan Andreeva.
Baca Juga: Jannik Sinner vs Alexander Zverev, Persaingan World No. 1 Makin Sengit Usai US Open
Petenis Kanada itu kemudian mendapatkan peluang dan berhasil mematahkan servis Andreeva.
Sejak saat itu, Fernandez semakin nyaman mengontrol pertandingan. Dia merebut set pertama dengan skor 6-2.
Persaingan lebih ketat terjadi pada set kedua. Kedua pemain sama-sama mampu menyelamatkan break point pada fase awal.
Fernandez kemudian memanfaatkan kesalahan-kesalahan Andreeva untuk kembali mendapatkan break. Dia sempat unggul 5-2 dan hanya membutuhkan satu gim lagi untuk memastikan kemenangan.
Namun, Andreeva belum menyerah. Unggulan pertama tersebut bangkit dan mematahkan servis Fernandez. Dia kemudian menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Fernandez kembali menunjukkan ketenangan di momen krusial. Pada gim ke-12, dia mematahkan servis Andreeva untuk mengunci kemenangan 7-5 sekaligus memastikan tiket semifinal Singapore Tennis Open.
Baca Juga: Elena Rybakina Absen di Billie Jean King Cup, Fokus Pulihkan Kondisi Usai US Open
“Itu kemenangan yang sangat bagus. Cara saya bermain dan berjuang di set kedua sangat berarti. Ini bukan pertandingan mudah, baik secara fisik maupun mental. Saya senang bisa melewati garis akhir hari ini,” kata Fernandez seusai pertandingan.
Kesalahan Andreeva Jadi Pembeda
Statistik pertandingan menunjukkan Fernandez mampu memanfaatkan kesalahan lawannya.
Andreeva mencatat 41 unforced error, sedangkan Fernandez melakukan 30 kesalahan sendiri.
Baca Juga: Jannik Sinner Bidik Hat-Trick Gelar Vienna, Siap Kembali Usai Absen US Open
Fernandez juga unggul tipis dalam jumlah winner. Dia mencatat 13 winner berbanding 12 milik Andreeva.
Kemenangan atas Andreeva sekaligus menjadi kemenangan terbesar Fernandez sepanjang musim 2026.
Itu juga merupakan kemenangan kesembilan dalam karier Fernandez atas pemain yang berada di jajaran Top 10 dunia.
Fernandez mengakui duel melawan Andreeva terasa semakin familiar karena keduanya sudah beberapa kali berhadapan, termasuk dalam sesi latihan.
“Rasanya saya sudah sering bermain melawannya selama bertahun-tahun. Kami juga beberapa kali berlatih bersama, jadi selalu menjadi pertarungan yang kompetitif,” ujar Fernandez.
Menurutnya, setiap pertemuan membuat kedua pemain semakin memahami permainan masing-masing.
Baca Juga: Juara US Open dan No. 1 Dunia, Elena Rybakina Kini Lolos ke WTA Finals
“Rasanya saya mulai memahami permainannya dan dia juga mulai memahami permainan saya. Jadi seperti tarik-ulur. Saya tidak akan mengatakan setelah ini saya akan selalu menang melawannya karena itu tidak benar. Kami tidak pernah tahu hasilnya. Yang kami tahu, pertandingan akan selalu menjadi pertarungan,” lanjutnya.
Tantang Finalis Roland Garros
Di semifinal Singapore Tennis Open, Fernandez akan menghadapi unggulan kelima Maja Chwalinska.
Petenis Polandia tersebut melaju setelah mengalahkan unggulan keempat Elise Mertens 6-2, 6-2.
Baca Juga: Alexander Zverev Salip Jannik Sinner di Puncak Live Race Usai Juara US Open
Chwalinska datang dengan modal besar. Dia merupakan runner-up Roland Garros dan sedang menjalani musim yang impresif.
Pertemuan Fernandez dan Chwalinska akan menjadi duel pertama antara kedua pemain di level profesional.
Fernandez menyadari tantangan berikutnya tidak akan mudah.
“Maja adalah lawan yang sangat tangguh. Dia juga menjalani musim yang hebat. Dia sudah mencapai final Grand Slam. Jadi ini tidak akan mudah. Dia bermain sangat bagus,” kata Fernandez.
Fernandez memilih memulihkan kondisi terlebih dahulu sebelum mempersiapkan strategi menghadapi Chwalinska.
“Saya akan mencoba memulihkan diri malam ini. Setelah makan, saya akan berbicara dengan pelatih. Kami juga akan melakukan video call dan melihat seperti apa rencana permainan untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Akui Elena Rybakina Lebih Baik di Final US Open
Prozorova dan Gibson Lengkapi Semifinal
Satu tiket semifinal lainnya menjadi milik Tatiana Prozorova. Petenis tersebut harus bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan wakil Tiongkok Xinyu Wang 3-6, 7-5, 6-4.
Kemenangan tersebut menjadi semifinal pertama Prozorova di level WTA Tour. Di babak empat besar, Prozorova akan menghadapi petenis Australia Talia Gibson.
Gibson melaju setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ketujuh Maria Sakkari 6-1, 4-6, 6-2.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com